Arung jeram atau yang lebih dikenal dengan Rafting merupakan sebuah aktifitas yang memadukan unsur petualangan, olahraga, adventure, edukasi dan rekreasi, dengan cara mengarungi aliran sungai yang panjang dan ber"jeram" serta menggunakan media boat (perahu) karet, kano, dayung dan kayak.  


Aktifitas arung jeram ini selain uji nyali juga beresiko. Namun jangan khawatir, sebelum aktifitas ini dimulai biasanya ada pemandu yang memberikan berbagai tips agar aman sepanjang menyusuri sungai. Asal mengikuti saran pemandu, yakinlah bakal aman mengikuti seluruh rangkaian arung jeram ini dari awal sampai kembali ke tempat semula.

"Menurut Wikipedia, Arung Jeram merupakan kegiatan mengarungi jeram-jeram sungai yang sangat menantang. Rafting memiliki sejarah yang cukup panjang sejak abad ke-19 yang di pelopori John Macgregor seorang pramuka asal Paman Sam (amerika) yang waktu itu memimpin sebuah ekspedisi di sungai Colorado. Perkembangan seiring waktu membawa olahraga arungj jeram ke Indonesia dan berkembang sampai saat ini." 
Selain mengikuti arahan pemandu, hendaknya peserta arung jeram juga harus memperhatikan kesehatan dan mempunyai cukup keberanian saat berhadapan dengan medan yang mempunyai tingkat kesulitan berbeda. Ini termasuk olahraga berkelompok, dimana butuh kekompakan kelompok  dalam satu tim agar sukses melalui berbagai rintangan selama rafting.

Sebenarnya kegiatan mengarungi sungai dengan segala rintangannya sudah berlangsung lama sejak jaman nenek moyang kita dulu. Namun alat yang mereka gunakan masih tradisional dan seadanya, yaitu berupa rakitan dari batang-batang kayu yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi alat transportasi.

Sedang sejarah arung jeram ini pertama kali dikenalkan oleh Mayor John Wesley Powell, seorang tentara Amerika yang akhirnya dikenal sebagai Bapak Arung Jeram Dunia, yaitu dengan menyusuri sungai Colorado sejauh 250 mil yang melintasi gugusan tebing raksasa, yang akhirnya diberi nama Grand Canyon. Saat menyusuri sungai Colorado, Mayor John menggunakan perahu kayu. Kini aktifitas menyusuri sungai di benua Amerika dan Eropa berkembang menjadi olahraga beresiko yang populer disebut dengan  white water rafting.


Wisata Telaga Waja Rafting Karangasem

Bali, selain menyuguhkan keindahan alam, banyak tempat wisata alami yang menarik, banyak kuliner khas yang nikmat, juga menjadi wahana arung jeram karena banyaknya sungai berjeram yang cocok digunakan aktifitas rafting. Dengan rafting, selain menguji keberanian peserta, juga memberikan pengalaman menikmati keindahan alam dengan cara uji nyali dan adventure.


Ada beberapa wisata arung jeram yang ada di Bali, seperti Ayung Rafting di Ubud dan Telaga Waja Rafting di Karangasem dan Melangit Rafting di Klungkung. Kali ini saya akan membahas wisata arung jeram di Telaga Waja Karangasem Bali, dimana aktifitas ini pernah saya lakukan bersama rombongan ibu-ibu Persit beberapa waktu lalu.

Karangasem termasuk daerah tujuan wisata, karena banyak tempat wisata yang indah untuk dikunjungi. Tak heran bila lalu lintas menuju Karangasem selalu padat. Untuk menghindari kemacetan, rombongan kami berangkat pukul 07.00 wita dari Denpasar Selatan. Dengan menyewa sebuah bus berisi hampir 30 penumpang, jarak tempuh yang kami butuhkan kurang lebih 2 jam untuk sampai di kawasan Telaga Waja Rafting Karangasem. Wisata ini tepatnya berada di Jalan Raya Muncan Susut, Muncan, Selat, Kabupaten Karangasem, Bali 80863, telpon 0812-3811-570

Wisata ini buka setiap hari dari jam 08.00 sampai jam 16.00 wita. Pas banget rombongan kami sampai tujuan hampir jam 09.00 wita. Artinya masih ada waktu panjang untuk menikmati rafting bersama rombongan dengan cuaca yang tidak terlalu panas. Perlu diketahui bahwa di sungai Telaga Waja ini hanya didukung oleh 3 buah perusahaan penyedia arung jeram dengan standart harga berbeda:
  1. Bali International Rafting (BIR), yang dikelola oleh management Club Aqua Bali, yang lebih dikenal dengan penyedia jasa seawalker di Sanur Bali. Harga tiket per pax Rp. 325.000,-
  2. Sobek Telaga Waja Rafting Bali, merupakan perusahaan penyedia aktifitas arung jeram yang sudah terkenal sampai mancanegara, karena sangat berpengalaman dan memiliki rekor keselamatan 100% untuk aktifitas rafting baik di sungai Ayung maupun sungai Telaga Waja. Harga tiket per pax Rp. 350.000,-
  3. Alam Rafting Adventure - Telaga Waja Rafting, disediakan oleh operator arung jeram yang bernama Alam Amazing Adventures, yaitu operator penyedia aktifitas wisata Bali Water Sport yang sangat peduli untuk melestarikan alam Bali. Caranya dengan menyisihkan keuntungan perusahaan untuk membantu pelestarian alam dan lingkungan hidup di pulau Bali. Harga tiket per pax Rp. 350.000,-
Sungguh ini menjadi pengalaman pertama saya mengikuti wisata arung jeram. Awalnya sempat dilanda rasa takut, karena membayangkan harus menyusuri sungai yang airnya deras, belum lagi rintangan-rintangan yang sengaja diciptakan untuk uji nyali pesertanya. Bikin nyali ini sudah ciut duluan. Bahkan sampai menghitung kancing baju untuk memastikan ikut tidaknya.

Namun buru-buru rasa takut ini saya hilangkan. Rugi ya sudah sampai tujuan kalau hanya melihat saja atau bahkan menunggu teman-teman mengikuti adventure hingga dua jam lamanya. Dan memang benar, sebelum melaksanakan arung jeram, kita dibagi dalam kelompok. satu kelompok berisi 3 - 4 orang. Dan pemandu menjelaskan beberapa tahap yang harus dilalui peserta, apa saja yang boleh dilakukan maupun yang tidak boleh dilakukan. Intinya bila kita mengikuti saran pemandu, pasti aman selama rafting. Tentunya butuh kekompakan dalam satu tim ini. 

Bahkan yang bikin kita tidak takut, setiap perahu karet selain berisi 3 - 4 orang peserta, juga ada pemandu yang mendampingi kita dari awal sampai akhir aktifitas. Sebelum melalui rintangan, sang pemandu sudah memberikan aba-aba yang harus diikuti semua peserta. Untuk menyusuri trek rafting ini butuh waktu sekitar 2 - 2,5 jam, dengan kondisi sungai Telaga Waja yang jernih dan sangat deras airnya. 


Selain deras arusnya, sungai Telaga Waja juga memiliki jalur turunan yang tingginya hampir mencapai 5 meter, dengan kemiringan kurang lebih 50 derajat. Inilah bagian terseru saat arung jeram. Benar-benar membuat peserta menjerit bahkan berteriak ketika berada di jalur ini. Saya pun melihat teman-teman di kelompok lain sangat ketakutan. Bibirnya pucat, bahkan cengkeramannya sangat kuat. Padahal kesehariannya jauh dari rasa takut. Inilah serunya sensasi arung jeram di Telaga Waja Karangasem.

Meski demikian, semua perusahaan penyedia operator arung jeram yang ada di sungai Telaga Waja Karangasem ini sangat memperhatikan standart keselamatan bagi pesertanya. Inilah pentingnya kerjasama yang baik antara pemandu dan peserta sendiri, dimana ketika pemandu memberikan arahan bagaimana sikap duduk, bagaimana cara melewati rintangan berupa jembatan kayu atau bebatuan yang terjal dan tajam, cara mendayung, bagaimana menyelamatkan diri jika terlepas dari perahu,  harus benar-benar diterapkan oleh peserta selama mengikuti arung jeram.

Demikian juga dengan peralatan yang digunakan peserta saat arung jeram, juga sudah berstandart internasional, seperti jaket pelampung dan helm yang dibagikan kepada setiap peserta. 


Selain tantangan yang sengaja dibuat, keadaan sungai dengan jeram-jeramnya, peserta yang mengikuti wisata ini juga disuguhkan pemandangan sekeliling yang indah. Ada hamparan sawah yang hijau, pepohonan rindang yang menyejukkan, bahkan ada pula air terjun yang bikin adem. Bagi yang mendadak lapar atau haus, jangan khawatir, karena ada beberapa penjual makanan/minuman yang siap melayani peserta. Urusan pembayaran, bisa dibayar saat aktifitas berakhir. 

Tak ketinggalan di bagian utara nampak pemandangan Gunung Agung yang menjulang tinggi, sekaligus memberikan pengalaman  yang berkesan selama mengikuti arung jeram di sungai Telaga Waja. Aktifitas ini sangat aman dilakukan oleh siapa saja utamanya bagi mereka yang berusia antara 7 – 65 tahun.

Apakah Tidak Bosan 2,5 jam Berada di atas Boat Karet?
Tidak dong.... karena waktu 2,5 jam ini tidak sekaligus dihabiskan diatas boat karet saja. Kebetulan saya membawa jam tahan air, jadi tahu alokasi waktu yang diberikan oleh pemandu. Satu jam pertama kita dibawa berwisata dengan rintangan yang menguji adrenalin. Setelah itu kita diajak istirahat dan menikmati pemandangan air terjun yang indah. Disini, kita bisa singgah di warung untuk sekedar beli minuman atau makan mie gelas yang hangat. 


Kurang lebih sekitar 30 menit kita diberi kesempatan untuk mandi di air terjun, berswafoto disana, atau hanya duduk-duduk sambil istirahat sejenak. Kita pun diperbolehkan membawa henpon untuk mengabadikan aktifitas arung jeram, asal henponnya aman dan terlindungi. 

Setelah istirahat sejenak, maka rombongan kembali menyusuri trek selanjutnya selama kurang lebih 1 jam hingga tiba ditempat pemberangkatan semula. Rintangan di perjalanan kedua ini masih terbilang sama. Kadang boat harus menabrak karang. Disinilah peserta harus tanggap, merebahkan tubuhnya, atau melindungi kepalanya agar tidak cidera.


Benar-benar seru olahraga arung jeram ini. Saya yang awalnya takut untuk memulainya, setelah nekat ikut rasanya puas. Bahkan seolah ketagihan ingin mengulanginya lagi. Demikian juga dengan teman-teman, ketika sudah sampai di tempat pemberhentian, bukannya langsung naik melepas jaket pelampung dan helm, mereka masih berendam menikmati sejuknya air sungai yang mengalir.

Fasilitas Yang Diberikan Untuk Peserta Arung Jeram
Jadi fasilitas yang didapatkan peserta selama mengikuti wisata arung jeram di sungai Telaga Waja Karangasem berupa:
  1. Dipinjami jaket pelampung, helm dan dayung
  2. Mengikuti kegiatan arung jeram selama 2 - 2,5 jam yang dibagi dalam 2 trek, tiap 1 jam berhenti dan bisa menikmati pemandangan air terjun.
  3. Disediakan kamar mandi yang luas dan bersih.
  4. Makan gratis setelah selesai arung jeram (pengalaman saya makannya disediakan secara prasmanan, ada nasi putih, nasi goreng, mie goreng, ayam bumbu kecap, capcay, sup dan krupuk). Untuk minum bisa minta teh hangat, atau minum air putih. Dan tidak dibatasi, bisa nambah sampai kenyang hehehe....
  5. Ada ruangan khusus yang disediakan untuk sholat bagi umat muslim.
  6. Tempat parkir yang luas dan nyaman.
Nah, lengkap bukan. Tidak rugi ya kalau menghabiskan liburan bersama keluarga sambil menikmati wisata arung jeram di sungai Telaga Waja ini. Apalagi bagi yang ingin berwisata di Karangasem, jangan khawatir lokasi sungai Telaga Waja ini berdekatan dengan tempat wisata lain di Karangasem, seperti Taman Ujung, Tirta Gangga, Pura Besakih, Gunung Agung, Pura Lempuyangan, Blue Lagoon Beach dan masih banyak lagi.

Kalau penasaran dimana Telaga Waja Rafting Karangasem? Berikut maps-nya:




Selamat menikmati wisata arung jeram di Telaga Waja Rafting Karangasem!

42 Komentar

  1. 2.5 jam kayanya kurang deh kalo untuk arung jeram plus jalan2 juga. Saya blm pernah arung jeram. Jadi penasaran baca post mbak ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kurang banget mbak, karena arung jeram saja butuh 2.5 jam lamanya. Jalan-jalan minimal 1 jam. Bisa seharian penuh bila ingin berwisata ke Karangasem mbak hehehe

      Hapus
  2. Seru banget mbak yuni, secara saya belom pernah main arung jeram. Kepengen sih, tapi belom ada yang ngajak hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya pun akhirnya ketagihan ingin arung jeram lagi mbak hehehe

      Hapus
  3. Sampe detik ini, aku belum pernah rafting lho Mbaa
    Puingiiin sebenernya, tapi ya rada rada ngeri ngeri sedap yhaaa *cemen*
    hahahah
    Moga2 thn ini bisa rafting di BALI!
    Aaamiiiiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Awalnya saya juga takut mbak, tapi setelah mengumpulkan keberanian jadilah ketagihan....seru lho mbak hehehe

      Hapus
  4. Waaah...aku blom pernah arung jeram nih. Antara takut dan penasaran jadinya. Tapi kok lebih gedeporsi takutnya?? Wkwk..

    BalasHapus
  5. duh aku belum pernah rafting nih, pengen coba karena keliatan seru dan menantang ya :D

    BalasHapus
  6. Rafting salah satu wajib di coba kalau berada di wisata. Aku pernah nyoba rafting di pengalengan pertama kali ternyata seseru itu. Jerit-jeritan karena lewat batu yang bekelok hihi. Seru banget ya mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak seru banget ikut rafting jerit-jerit terus kalau melewati rintangan atau sungai yang curam

      Hapus
  7. Waw, seru banget yaaa mba arung jeram apalagi kalo rame-rame serombongan gitu. Sayang anakku masih kecil jadi belum bisa diajak deh kayanya. Ngeri-ngeri sedap gak sih mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha betul mbak ngeri-ngeri sedap...takut tapi sayang dilewatkan

      Hapus


  8. Wah seru rafting rame2...baru tau juga bali memiliki wisata rafting... dulu pernah rafting sekali kalinya yang di adain sama arus liar...

    BalasHapus
    Balasan
    1. banyak lho mas di Bali ada tiga atau empat sungai yang bisa digunakan rafting

      Hapus
  9. Ada fasilitas mendapatkan foto juga kah mba? Di Jawa Tengah, khususnya di Sungai Elo yang aku pernah rafting-an, pengelola lokasi tersebut juga menawarkan jasa foto untuk mengabadikan moment seru ketika sedang rafting. Mereka sudah ada di spot-spot dengan jeram yang kece dan motretin tiap peserta yang ada di perahu-perahu yang lewat. Hasilnya bagus banget. Soalnya kalau bawa hape sendiri jadi kurang maksimal menikmati raftingnya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak ada....asal kita janjian dulu sebelu rafting. kadang petugasnya suka lupa. kemarin bawa henpon sendiri jadi fotonya ada yang kabur.

      Hapus
  10. Seru banget ya arung jeram.. sayang belum pernah.. baru lihat foto2 doang hehe. Pernahnya arung jeram versi low risk alias river tubing hihi. Kapan2 mau ah nyobain arung jeram juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. arung jeram senyatanya seru kalau rame-rame mbak....kalau sedikit orang suka parno alias takut duluan hehehe

      Hapus
  11. keren banget bisa ngerasain arung jeram di Bali. harganya pun sesuailah untuk jarak dan waktu yang di tempuh. Rata2 di Jawa juga segitu harganya.

    pemandangan yang di dapat juga bagus banget. kapan2 cobain ah, arung jeram disana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. seru pokoknya arung jeram di Bali...yang penting rame-rame bisa ngakak bareng

      Hapus
  12. 2,5 jam di atas boat ya? Duh puas banget ini mah. Saya pengen banget mencoba olahraga rafting ini, tapi belum juga kesampaian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak 2,5 jam tapi dibagi 2 trek, setelah 1 jam istirahat dulu sebentar baru lanjut lagi....seru pokoknya mbak

      Hapus
  13. Seru banget, Mbak Yuni....
    Aku kepingin banget aslinya tapi aku takut sama air, huakakakaka.
    AKu tahunya arung jeram ini daerah Ubud lho, baru denger juga nama telaga ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya lho seru kalau sudah diatas boat, awalnya saya juga takut tapi setelah merasakan ternyata seru juga...ayoooo cobain deh pasti bikin ketagihan

      Hapus
  14. Udah lama bangeet ngg arung jeram. Kebayang asyik dan seruuu ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak seru banget pokoknya apalagi perginya rame-rame

      Hapus
  15. Seru sekali ya, Mbak Yuni. Dan saya jadi malu, soalnya belum pernah merasakan arung jeram hahaha. Dan ini paketnya seru sekali. 2,5 jam itu bukan di air terus. tapi ada jeda istirahat lalu melihat wisata lainnya. Seru.. apalagi barengg teman-teman.
    Semoga bisa segera ke Bali dan merasakan arung jeram dan wisata lainnya. Aamin.

    BalasHapus
  16. Asyik banget, ya bener mah bikin ketagihan gitu hihi aku juga kalau di air bareng2 lama sama temen pasti hepi. 2.5 jam yang seru! Pasti abis rafting enak bgt buat makan ya mbaa :)

    BalasHapus
  17. Asik banget ya mbak, aku blm pernah cobain rafting yg sesghnya nih, hehe. Good recommendation mbak

    BalasHapus
  18. Ku kira tadi Karangasem Banyuwangi mbak yun.. Bali Tohh..

    Asik yaaa..

    Smpe skrg aku gak berani rafting. Gak. Diijinin sih lebih tepatnya...

    Adrenalinnya padahal seru yaaa..

    BalasHapus
  19. Terakhir kali ikit arung jeram udah lama banget mbak. Tapi pengen juga rafting lagi bareng keluarga.

    BalasHapus
  20. Walah, ternyata di Bali bukan hanya wisata laut yang memikat, tapi juga ada Rafting yang sangat seru.
    Arung jeram itu ngeri gimana, gitu. Tapi bikin nagih kalau udah pernah mencobanya. 🤣

    BalasHapus
  21. Kalau utk pemula 2.5 jam itu sebenarnya bisa dibilang lama. Tapi kalau punya guide yg mumpuni mah jadi aman2 aja ya. Karna ada yg jagain. Pengen coba sensasi arum jeram pas musim hujan. Wow, arusnya makin kenceng. Hahahaha

    BalasHapus
  22. Nampaknya seru sekali ya Kak melakukan arung jeram begini. Saya belum pernah, entah berani atau tidak.

    BalasHapus
  23. Wah emangg deh.. Arum jeram tak ada duanya..
    Pengen nyobain lagii nihh

    BalasHapus
  24. Bali oh Bali. Selalu ada tempat wisata menarik di Bali. Aku belum pernah coba ikutan aktifitas arum jeram. Agak agak penakut sih akunya. Tapi baca tulisan mba, kok menggoda ya untuk dicoba.

    BalasHapus
  25. Pasti seru bgt ikut olahraga arung jeram ini ya mbak. Dah lama pengen gabung ma kelompok untuk nyobain olahraga yg menantang sejenis arung jeram. Tapi blum kesampean. Hikss. Sedihhh..

    BalasHapus
  26. Liat orang rafting udah yakin seru banget pasti. Tp aku tetep keder duluan mbak gak berani nyoba. Kebayang yg Serem2..

    BalasHapus
  27. Rindu rafting lagi nih aku jadinya mba Yun
    Udah pernah dua kali dan selalu hepi ya, main air seru-seruan dan penuh tantangan

    BalasHapus
  28. Seru loh arung jeram itu mbak. Menantang banget. Meski awalnya takut karena baru pertama nyobain. But in the end... nagih... hehe

    BalasHapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...