15 Oktober 2016

Posted by Sri Wahyuni on 9:19 PM 9 comments

Hamparan hijau yang menyerupai bukit dan terlihat indah dari kejauhan itu bernama “Bukit Teletubbies”. Terletak di desa Sumberasri, Nglegok, Blitar, Jawa Timur, tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata alam yang kini ramai dikunjungi.

rute Bukit Teletubbies dari Google Map
Wisata ini dibuka setiap hari dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.  Sayang.... saat mengunjungi tempat ini, cuaca sedang tidak bersahabat. Hujan deras mengiringi perjalanan saya. Benar-benar menyerupai sebuah perjalanan yang penuh tantangan. Jalanan menuju bukit ini sedang dalam perbaikan karena rusak berat akibat sering dilalui truk-truk pasir yang sarat muatan.

hujan lebat di sepanjang perjalanan (dokpri)
Namun, rusaknya jalan ditambah derasnya curah hujan, tak menyurutkan langkah saya untuk terus naik keatas, menuju wisata “Bukit Teletubbis”. Dan memasuki area wisata ini, seorang petugas tiket menyodori tiket masuk area seharga tiga ribu rupiah. Lebih tepatnya ini adalah tiket parkir kendaraan roda empat yang saya kendarai.

Begitu memasuki area parkir, sayapun disambut oleh para sopir ojek pangkalan yang memang bertugas membawa pengunjung naik keatas. Dengan ramahnya mereka menawarkan ojeknya. Untuk tiket pulang-pergi sebuah ojek dihargai sepuluh ribu rupiah. Namun mereka tidak memaksa para pengunjungnya untuk menggunakan jasa ojeknya. Kalau kendaraan yang dibawanya sehat wal afiat, artinya mesinnya kuat dibawa naik hingga ke bukit, mereka menyarankan para pengunjung untuk membawa serta kendaraannya. Namun, bila ragu, lebih baik menggunakan jasa ojek. Jalan menuju bukit adalah jalan setapak yang tidak terlalu lebar, berkelok-kelok, sementara disampingnya adalah jurang dalam.  Bila tidak lihai menyetir, bisa jatuh atau malah terperosok ke dalam jurang.

Melihat hujan yang makin deras, sayapun meminta sopir ojek mengantar naik ke bukit. Melewati jalanan yang menanjak dan berkelok-kelok seolah sedang menghadapi uji adrenalin. Sesampai di sebuah bale yang berbentuk bulat, saya bernegosiasi dengan sopir ojek, mencatat nomor handphonenya agar mudah dihubungi saat kembali menjemput saya.

Menurut informasi dari sopir ojek pangkalan, deretan bukit ini merupakan kenampakan alam yang baru ditemukan sekitar empat bulan silam oleh warga sekitar. Melihat fenomena alam yang luar biasa indahnya, warga daerah Sumberasri menyebutnya sebagai “Bukit Teletubbies” dan dijadikannya sebagai obyek wisata yang bisa dinikmati keindahan alamnya.

Pemandangan Bukit Teletubbies memang luar biasa indahnya. Pemandangan alam yang bisa menghipnotis setiap mata ditambah hamparan bukit yang hijau seolah membuat saya ingin terus mengagumi kebesaran Allah SWT sebagai pencipta alam semesta.

Lantas apa saja yang bisa dinikmati saat berwisata di Bukit Teletubbis?
Jalanan yang menanjak dan berkelok

Saat memasuki obyek wisata, maka para pengunjung akan disuguhi pemandangan berupa jalan setapak yang menanjak dan berkelok-kelok. Pemandangan ini akan terasa indah bila kita berusaha menuju bukit dengan jalan kaki atau menggunakan jasa ojek. Nampak jalan setapak yang tidak terlalu lebar yang diapit oleh tebing dan jurang. Tentu saja bagi pengunjung yang takut ketinggian, mereka akan menutup mata saat ojek yang ditumpanginya melaju naik keatas.

Bahkan seringkali pengunjung terjatuh dari motor yang ditumpanginya, bila ia sangat takut ketinggian. Inilah yang saya katakan menuju bukit ini sangat menantang adrenalin. Keberanian kita benar-benar diuji.
Hamparan bukit hijau

Nah begitu sampai di atas, maka pengunjung akan diarahkan menuju sebuah bale berbentuk bulat. Ditempat itu mereka bisa beristirahat sambil menikmati semilir angin bukit yang menyegarkan. Disinilah kita bisa menikmati indahnya hamparan bukit nan hijau, yang menyerupai tempat tinggal teletubbis seperti di TV. Nampak dari kejauhan terdapat tulisan “Bukit Cinta”. Ditempat ini pula para pengunjung bisa berfoto-foto dengan view perbukitan. Mengasyikkan pastinya.


nampak tulisan "Bukit Cinta" dari kejauhan (dokpri)
Kedai makanan
Sebenarnya di tempat ini banyak berdiri kedai-kedai yang menjual makanan. Dari mulai memasuki area wisata sampai di bukit juga tersedia kedai makanan. Sayang saat saya berkunjung ke bukit ini, selain hujan deras, waktu pun sudah menjelang sore hari, sehingga para penjual makanan di bawah sudah menutup kedainya. Namun jangan khawatir, kedai di atas masih melayani para pembeli. Ada mie rebus dan makanan lainnya, ada pula aneka minuman. Tak terkecuali mushola dan kamar mandi juga tersedia disini.
kedai makanan yang berjejer di lereng bukit (dokpri)

Balon udara
Di Bukit Teletubbies ada balon udara yang bisa terbang? Jangan salah sangka. Balon udara yang ada disini bukanlah balon udara sesungguhnya, melainkan hanyalah sebuah tempat yang digunakan sebagai obyek mengambil gambar.  Para pengunjung yang ingin berfoto-foto seolah naik balon udara akan dikenakan tarif Rp. 3.000,- per orang bila mereka membawa kamera sendiri. Namun jika menggunakan jasa fotografer maka tarifnya naik menjadi Rp. 5.000,- per orang. Hasil foto pun langsung jadi.

balon udara sebagai tempat mengambil gambar
(dokpri)

Rumah taman
Bangunan yang menyerupai balon udara dengan sebuah tangga untuk menaikinya ini ternyata satu paket dengan rumah taman. Yaitu rumah panggung yang terbuat dari anyaman bambu dengan aneka warna-warni bunga yang terlihat indah bila dijadikan obyek foto. Cukup membayar Rp. 3.000,- atau Rp. 5.000,- maka tiap pengunjung bisa berfoto-foto sesukanya di balon udara dan rumah taman.
view yang sangat indah di Rumah Taman (dokpri)

Badut karakter teletubbies
Selain bisa berfoto-foto dengan view hamparan bukit yang hijau, para pengunjung pun juga bisa berpose bersama badut-badut teletubbies (Tinky, Winky, Dipsy, Laa Laa dan Po) yang seolah-olah bersembunyi di bukit. Sayang, badut-badut ini hanya bisa ditemui saat hari Minggu saja.
sumber: YouTube 

Nah....itulah yang terdapat di Bukit Teletubbies Blitar. Bagaimana sobat, tertarik ingin mengunjunginya? Yuk sama-sama mengeksplore obyek wisata di Blitar dan jangan lupa mengunjungi Bukit Teletubbies sambil mengasah adrenalin.


Selamat berwisata.
Categories:
Reaksi:

9 komentar:

  1. O walah,,beneran ada tah ini mba? Bth perjuangan ya naiknya mba, tp lumayanlah bisa foto di balon udara dn rumah pohon,,��

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak bukit ini nyata adanya, dan pengunjungnya pun juga banyak. Mereka berdatangan dari luar Blitar demi untuk menikmati pemandangannya yang asri. Ya saya bersyukur bisa berfoto di balon udara dan rumah meski hujan turun

      Hapus
  2. wah kalau aku berani agk ya secara aku paling takut naik ojeg

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi.... Iya tante harus naik ojek untuk mencapai bukit teletubis....

      Hapus
  3. fotonya kurang menjelaskan view bukitnya mbak, tapi cerita perjalannya bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soalnya hujan saat saya naik ke bukit, tidak sempat mengambil foto jalan setapak yang berkelok2 maupun foto view bukit secara detail... Btw terimakasih apresiasinya

      Hapus
    2. salam kenal yaa mbak Sri. sya dari Medan :)

      Hapus
  4. wah ternyata ada beneran bukitnya, baru tau lo mbak saya, padahal lumayan deket dari blitar, nanti kesana lah buat liburan...
    Makasih banyak mbak infonya..

    BalasHapus
  5. Issh ini sih pelem kesukaan kaka olive waktu kecil dan mupeng banget itu Bukitnya. Oh ternyata ada ya sekarang di Blitar, ahhh mau ke sana atulah buat popotoan banyak spot keceh niy eeaaa

    BalasHapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...