27 Mei 2015

Posted by Sri Wahyuni on 2:48 PM 8 comments
Bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya tentu tidak asing lagi dengan batagor dan siomay, karena makanan ini memang khasnya kota Bandung. Meski bukan asli Bandung, tapi saya paling hobi makan keduanya. Dimanapun saya berada, dua makanan ini yang selalu saya cari. Terus terang yang bikin saya ngefans sama makanan ini karena aroma ikan tengiri yang khas ditambah bumbu kacang yang gurih-gurih sedap. Jelas membuat saya tidak pernah bosan dengan dua makanan ini.


Beberapa waktu lalu, suami saya tugas ke Bandung. Sepulang dari Bandung, dia bercerita tentang batagor Bandung yang sangat enak. Tahunya bukan tahu biasa, namun teksturnya sangat lembut. Mirip tahu susu namun sebenarnya bukan tahu susu. Bahkan aroma ikan tengirinya sangat terasa. Ditambah dengan siraman bumbu kacang yang sangat pas dilidah, membuat suami saya suka banget sama makanan ini. Mendengar ceritanya yang menggebu-gebu, saya pun jadi membayangkan batagor itu ada didepan mata hehehe..........

Ternyata sungguh tak disangka. Suatu ketika teman suami saya yang dari Bandung berkunjung ke Denpasar untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Gayung pun bersambut. Dia tidak lupa akan janjinya. Bila sewaktu-waktu datang ke Denpasar akan membawakan sekotak batagor dan siomay yang pernah dimakan suami saya.

dokpri. kemasan batagor dan siomay
Inilah penampakan kaemasan batagor dan siomay itu, lengkap dengan alamat penjualnya. Jadi nyata oleh-oleh khas Bandung bukan? Saya tidak tahu berapa harga sekotak, karena teman suami saya tidak memberitahukan berapa harganya, alias dia ikhlas memberikan oleh-oleh untuk suami saya hehehe......Yah, sudah pasti harus disyukuri....

dokpri. isi dari kemasan
Begitu kartonnya saya buka, saya langsung bilang "wow". Baru kali ini saya melihat batagor dan siomay yang bentuknya besar-besar. Mungkin ketika menyajikan, makanan ini akan dipotong kecil-kecil agar tidak kesulitan memakannya. Dan ternyata benar, dari aromanya saja sudah tercium bau ikan tengiri yang gurih, pasti makanan ini banyak tengirinya ketimbang tepungnya. Sudah tahu sendiri kan kalau sekarang ini tepung sudah menghasilkan uang.

Coba lihat dipinggir jalan atau di gang-gang menuju sekolah, ada banyak jejeran penjual batagor, siomay, cilot, cireng dan sejenisnya. Makanan-makanan itu bahkan tidak menyertakan ikan tengiri didalamnya. Kebanyakan hanya berbahan tepung. Hanya dengan meniru modelnya saja, anak-anak sekolah sering antri panjang untuk membeli makanan ini. Salah satu alasannya tentu karena harga ikan tengiri yang lumayan mahal, sehingga mereka cukup mengolah tepung dengan ikan jenis lain yang harganya lebih murah. Otomatis harga jualnya pun pas untuk anak-anak sekolah.

Saya yakin harga batagor dan siomay kingsley ini lumayan mahal, kalau dilihat dari bentuk dan aroma ikan tengirinya yang sangat kental. Menurut suami saya, untuk menyajikan manakan ini bisa digoreng atau dikukus. Demi menghindari kolesterol....ceile hehehe......saya ingin mengukus keduanya. Baru beberapa menit mengukusnya, aroma ikan tengirinya sudah tercium hidung yang makin kembang kempis. Tapi, sumpah deh, makanan ini membuat saya ketagihan. Bukan karena saya lagi lapar atau emang doyan, batagor dan siomay ini beda dengan batagor atau siomay yang biasa saya beli di Denpasar. Ya jelas beda dong.....hehehe.....

dokpri. batagor dan siomay yang besar-besar
Tuh...besar-besar bukan? Satu kardus isinya banyak banget, pokoknya cukup untuk makan seminggu. Bahkan awet bila disimpan dalam freezer. Satu buah batagor ditambah satu buah siomay bila dimakan bersamaan bener-bener sangat mengenyangkan. Bahkan dalam kemasannya tidak hanya berisi batagor dan siomay saja, tetapi sudah dilengkapi dengan sebungkus bumbu kacang dan sebungkus kecap manis ditambah sambal. Lengkap bukan. Kita tinggal mengukus atau menggoreng dua makanan ini, setelahnya kita tuang bumbu kacang secukupnya dan ditambah sedikit air panas, akhirnya kita pun dapat menikmati batagor dan siomay khas Bandung selagi masih hangat. Sungguh sangat nikmat.

dokpri. bumbu kacangnya
Jadi bagaimana sobat? Penasaran dengan rasa batagor dan siomay Bandung ini? Bagi yang tinggal di Bandung dan sekitarnya bisa langsung meluncur ke Batagor dan Siomay Kingsley, tepatnya di jalan Veteran no. 25 Bandung, telp. 022 - 4207104. Nikmati sensasi batagor dan siomay yang benar-benar menggugah selera.

Selamat menikmati.............................




Categories:
Reaksi:

8 komentar:

  1. ah sedapnya...jadi pengen batagor :)

    BalasHapus
  2. mbak aku suka semua makanan khas Bandung, batagor ataupun siomay :)

    BalasHapus
  3. saya paing suka kalau urusannya dengan Kinsley adalah siomaynya, makjleb banget rasanya.

    BalasHapus
  4. udah pernah nyoba, dikasih kakak...:)

    BalasHapus
  5. Ya Allah..bumbunya menggoda sekali..habis pempek langsung lihat batagor..jadi laper deh...

    BalasHapus
  6. Aku udah bolak balik ke Bandung kenapa belum pernah beli ini ya? Pertanyaan yg harus diselesaikan dg balik sana lagi nih heheee

    BalasHapus
  7. waaah batagor sama siomaynya menggoda mbak, jadi pengen juga xD

    BalasHapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...