2 Januari 2014

Posted by Sri Wahyuni on 1:13 AM 1 comment
Day 1:


sumber: disini
Jodoh adalah ketentuan Allah. Setelah sekian lama kita hidup seorang diri, akankah kita meratapi nasib, bahkan menganggap bahwa Allah tidak adil? Salah besar bila kita masih berpikiran demikian.

Lihatlah mereka yang telah sekian lama menjalin hubungan, yang tanpa suatu sebab hubungan itu tiba-tiba kandas. Semua itu adalah kehendak Allah. Dan Allah tidak menyukai umat-Nya yang melakukan hubungan di luar batas, padahal mereka bukan muhrim.


Sebuah kenangan pahit telah membuat luka hatiku menganga. Hubungan yang tadinya terjalin begitu indah, seketika hancur. Tanpa sebab yang pasti. Alasanpun tak begitu jelas. Sedih! Mungkin itulah awal yang kurasakan. Namun aku segera menyadari bahwa dibalik itu semua ada Allah yang mengatur semua ini.

Ya…hidup manusia telah diatur oleh-Nya. Tak terkecuali jodoh. Andai aku tahu jodohku, pastinya kan kukejar dia. Namun, aku, bahkan semua manusia di dunia ini tak akan pernah tahu siapa jodohnya. Bila hubungan yang kujalani terpaksa harus berakhir, itu tandanya “dia” bukanlah jodohku. Aku harus sadar itu.
Akupun tak menyesali dengan apa yang terjadi, karena aku hanyalah lakon dari sebuah panggung yang diciptakan oleh Allah. Dan aku yakin, skenario yang Allah ciptakan untukku pasti jauh lebih indah dari yang aku bayangkan.

Hidup memang senyatanya adalah perjuangan panjang. Dan untuk meraih hidayah-Nya, kita harus tetap berdiri dijalan-Nya. Kupasrahkan hidup dan matiku hanya kepada Allah semata, karena dialah yang hak. Yang mengatur semua makhluk yang bernyawa.

Lantas akupun bermuhasabah kepada-Nya seraya memasrahkan diri atas hidupku, termasuk jodohku. Dalam setiap sujudku, selalu kuselipkan doa-doa untuk memohon jodoh yang terbaik. Aku tak pernah putus asa. Sajadah panjang yang tergelar di kamarku menjadi saksi bisu atas permohonanku kepada-Nya.

Dan memang benar adanya. Allah tak pernah ingkar akan janjinya. Dia selalu mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan hamba-Nya dengan tulus. Doa yang kumohonkan kepada-Nya akhirnya terkabul. Kutemukan “dia” dalam sujud panjangku. Dan akupun merasa, hidayah itu kini menghampiri diriku. Subhanallah, Alhamdulillah aku bersyukur kepada-Mu Yaa Rabb, jodoh itu kini telah benar-benar datang. Semoga dialah jodohku dunia akhirat. Amin……….

http://theprimadita.blogspot.com/2013/12/1hari1ayat-ikutan-yuk.html
Categories:
Reaksi:

1 komentar:

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...