24 Januari 2014

Posted by Sri Wahyuni on 12:31 PM 8 comments
Day 23 :

Surat Al An'Aam (162 - 163)




قُلْ إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ


162. Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
 لا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
163. tiada sekutu bagiNya; dan demikian Itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)".
 
Musibah banjir seolah menjadi tradisi tiap tahun yang tak ada solusinya. Semuanya pasrah dan membiarkan musibah itu terjadi begitu saja. Mereka yang ditimpa musibah, bahkan membiarkan harta bendanya musnah terseret derasnya arus air. 

Yang lebih memprihatinkan, banyak rumah tak bisa dihuni, banyak korban berjatuhan akibat musibah itu. Hanya uluran tangan sang dermawan yang mereka harapkan. Karena sejatinya itulah yang sedikit membantunya terlepas dari musibah yang tak berkesudahan ini.
sumber gambar disini

Ditengah maraknya musibah banjir yang menimpa sebagian kota di Indonesia, banyak bantuan berdatangan. Ada yang berupa tenaga medis, bahan makanan, pakaian dan obat-obatan, serta bantuan dalam bentuk uang. Namun masih saja tersiar kabar bahwa bantuan yang diberikan para donator mengandung berbagai muatan, dan bukan diberikan atas dasar kemanusiaan.

Apapun itu, entah embel-embel popularitas atau muatan politik, yang jelas bantuan itu setidaknya dapat meringankan korban banjir. Namun dibalik semua itu, dalam memberikan bantuan kepada orang lain selipkan kata ikhlas dalam hati. Dan niatkan bahwa bantuan itu semata-mata untuk mendapat ridho Allah swt.

Dalam Islam telah dijelaskan bahwa bersedekah di jalan Allah janganlah ditunjukkan kepada orang lain. Karena bila demikian terjadi, sungguh amat disayangkan, sedekah itu tak akan berarti apa-apa di mata Allah. Sebaliknya, bila bantuan yang kita berikan kepada orang yang membutuhkan benar-benar ikhlas dan kita niatkan dalam hati, tanpa mengharap penghargaan atau balasan dari orang lain, niscaya bantuan itu akan berarti pahala.

Berbuat ikhlas akan menghadirkan ketulusan dalam hati. Dan bila kita tulus memberikan sesuatu kepada orang yang membutuhkan, insyaallah kita tak akan menuntut apa-apa atas bantuan yang telah kita keluarkan. Janji Allah akan menambah rejeki hambaNya yang menyedekahkan hartanya di jalan Allah disertai hati yang tulus ikhlas, tanpa mengharap imbalan.

Namun jangan lantas marah bila Allah tak segera menambah rejeki kita, sementara kita sudah berulangkali bersedekah. Itu sama halnya sedekah kita tidak ikhlas, karena ingin cepat mendapatkan tambahan rejeki dari Allah. Balasan dari Allah atas sedekah kita bukan hanya berupa uang atau barang. Kenikmatan apapun yang kita terima, itulah rejeki yang Allah berikan. Dan bila Allah tak membalas sedekah kita di dunia, kemungkinan Allah akan membalasnya di akhirat kelak. Mari kita sama-sama menghadirkan hati ikhlas di setiap langkah kita, semata-mata untuk mengharap keridhoannya.
 
http://theprimadita.blogspot.com/2013/12/1hari1ayat-ikutan-yuk.html#more
Categories:
Reaksi:

8 komentar:

  1. PEngalaman banjir kemarin mbak, yang memberi bantuan pasti memberitahuna ini bantuan dari A, B, C menyebutkan partai politik

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah-mudahan dibalik embel-embel itu semua masih terselip rasa ikhlas membantu sesama ya mbak....

      Hapus
  2. Program 1 Hari 1 Ayat amat mirip dengan Satu Hari Satu Djuz? Program Satu Hari Satu Djuz atau disingkat dengan ODOJ yang sekarang sedang ramai ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau 1 hari 1 Djuz itu lebih ke membaca ya pak.....mungkin hampir mirip, tapi ini lebih saya lihat dari perbuatan yang pernah saya lakukan dan saya lihat, terima kasih sudah berkunjung

      Hapus
  3. barusan aku tulis komen di postingan terbaru tapi error ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepertinya sinyal lagi tak bersahabat mbak, hujan dimana-mana termasuk Denpasar....

      Hapus
  4. Balasan
    1. itulah mak, selalu saja ada berita miring yang kita sendiri tak tahu kebenarannya. Semoga bantuan mereka memang diniatkan untuk membantu dan benar-benar ikhlas

      Hapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...