Kenali Penyebab Bau Mulut & Cari Tahu Cara Mengatasinya



Saat berpuasa seringkali kita merasa resah karena bau mulut (halitosis). Padahal bau mulut saat berpuasa termasuk ibadah, sehingga tidak perlu dirisaukan. Namun, yang namanya hidup bermasyarakat, sering bertemu dan berbincang dengan lawan bicara di luar rumah, kita pun kerapkali dilanda rasa tidak "pede" terhadap bau mulut sendiri. Bahkan, perasaan akan dijauhi teman karena satu hal ini sering menghantui kita.



PENYEBAB BAU MULUT

Penting bagi kita untuk mengetahui penyebab bau mulut yang terjadi saat kita berpuasa. Dan ternyata banyak faktor yang menjadi pemicu timbulnya bau mulut, seperti masalah kesehatan gigi, gusi, dan makanan yang berbau menyengat. Beberapa kondisi kesehatan lain yang juga bisa menjadi penyebabnya bau mulut antara lain:
  • Xerostomia, yaitu mulut kering yang terjadi karena gangguan produksi air liur akibat bakteri menumpuk di rongga mulut.
  • Gangguan saluran pencernaan, seperti infeksi bakteri H.pylori yang menyebabkan sakit maag dan penyakit asam lambung (GERD).
  • Sinusitis yang menghasilkan post nasal drip atau aliran cairan kental dari rongga sinus ke tenggorokan.
  • Pengaruh kondisi lain, seperti diabetes, gangguan hati, atau infeksi saluran pernapasan.
Selain beberapa kondisi kesehatan di atas, bau mulut juga bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok, kurangnya kebersihan mulut (jarang menyikat gigi), makanan atau minuman tertentu, dan diet yang berlebihan sehingga menyebabkan kekurangan karbohidrat.
Menurut sebuah data, ternyata 80% penyebab bau mulut disebabkan oleh adanya masalah pada kesehatan gigi dan mulut, seperti gigi berlubang, gigi kurang terawat dengan baik atau masalah gusi, sehingga sangat penting disarankan untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi sebaik mungkin.
Selain masalah kesehatan gigi dan gusi, penyebab lain dari bau mulut adalah makanan yang kita makan, seperti bawang bombay, bawang putih, pete ataupun jengkol yang memiliki bau sangat menyengat. Sebisa mungkin hindarilah mengkonsumsi makanan yang menimbulkan bau menyengat, agar tidak meninggalkan aroma kurang sedap di mulut. Lebih baik pilihlah makanan yang lebih sehat, yang mengandung banyak kadar air dan dapat membantu membersihkan mulut, seperti apel, atau wortel manis. Dengan mengonsumsi makanan yang sehat merupakan salah satu cara untuk membantu mencegah bau mulut. Boleh saja menggunakan cairan kumur penghilang bau mulut, namun cairan ini bersifat sementara, sewaktu-waktu bau mulut itu bisa muncul kembali.

BAGAIMANA CARA MENGATASI BAU MULUT SAAT BERPUASA?


Salah satu cara mengatasi bau mulut saat berpuasa adalah dengan menjaga kebersihan mulut dan gigi, yaitu dengan caramenyikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung flouride terutama setelah makan, baik setelah berbuka maupun setelah sahur.

Disamping gigi, lidah juga perlu disikat sehari sekali untuk mengatasi bau mulut. Terlebih jika kita memiliki gigi palsu, maka gigi palsu ini perlu untuk dikeluarkan dan dibersihkan pada malam hari sebelum digunakan kembali keesokan harinya.

Bukan hanya menyikat gigi, penting juga menggunakan benang gigi (dental floss) yang tujuannya untuk mengeluarkan makanan yang menyangkut di sela-sela gigi serta tak lupa menggunakan obat kumur antibakteri untuk mengatasi bau mulut.

Supaya bau mulut ini tidak terus menerus diresahkan saat berpuasa, ada baiknya melakukan pencegahan dengan mengkonsumsi salah satu dari delapan jenis bahan berikut ini:

1. Minum Air

Usahakan minum air putih yang cukup/banyak saat berbuka hingga sahur, agar mulut kita tidak kering, sebab mulut yang kering dapat menimbulkan bau mulut. Mengapa disarankan minum air putih yang cukup? Karena meminum air putih ini dapat membuat mulut menghasilkan air liur. Sementara air liur sendiri dapat berfungsi menjaga mulut tetap bersih dan terbebas dari bau mulut. Inilah alasan mengapa kita disarankan untuk minum air minimal delapan gelas perhari.

2. Minum Susu

Makan makanan yang menyengat, seperti bawang putih, seringkali menimbulkan bau mulut. Dan minum susu adalah cara menetralisir bau mulut tersebut, sehingga disarankan ketika kita akan mengkonsumsi bawang putih, sebaiknya sebelum dan sesudah makan bawang putih kita minum segelas susu terlebih dahulu.

3. Minum Teh Hijau

Minum segelas teh hijau diyakini dapat menghilangkan bau mulut, karena teh hijau ini memiliki efek yang serupa dengan mint dan berfungsi untuk mengatasi bau mulut karena kandungan desinfektan dan penghilang bau yang ada didalamnya. Agar terhindar dari bau mulut sebaiknya kita minum teh hijau saat berbuka atau sahur.

4. Yogurt

Ternyata kandungan probiotik dalam yogurt dapat mengurangi dan mengatasi bau mulut. Ini membuktikan bahwa yogurt kaya manfaat, disamping dapat menyehatkan pencernaan. Bagaimana caranya agar yogurt dapat menghilangkan bau mulut? Cukup kita konsumsi yogurt ini sehari sekali, bisa saat berbuka atau saat sahur, tentunya yourt polos tanpa lemak yang kita konsumsi.

5. Cuka

Pernah merasakan petarnya cuka? Ternyata cuka ini dapat digunakan sebagai obat kumur alami yang dapat mengatasi bau mulut, ini karena kandungan asam salisilat dalam cuka yang berfungsi mengurangi pertumbuhan bakteri di mulut.
Cara membuat cuka sebagai obat kumur adalah dengan mencampurkan dua sendok makan cuka ke dalam satu cangkir air. Lalu cuka ini dapat dipakai kumur selama 30 detik.

6. Soda kue

Ternyata kandungan sodium bikarbonat dalam soda kue dapat membunuh bakteri dalam mulut., sehingga bila kita bermasalah dengan bau mulut dapat diatasi dengan soda kue. Bagaimana cara membuatnya? Cukup dengan mencampurkan dua sendok makan soda kue ke dalam satu cangkir air hangat lalu dapat digunakan berkumur selama 30 detik.

7. Apel

Apel ternyata memiliki kandungan yang dapat menetralisir jenis makanan menyengat seperti bawang putih, bawang bombay dan lain sebagainya. Dengan demikian bila kita takut mulut kita bau gara-gara mengkonsumsi bawang putih, sebaiknya kita netralisir dengan makan sebuah apel.

8. Jeruk

Jenis buah lain yang dapat menetralisir bau mulut adalah jeruk. Didalam jeruk terkandung vitamin C yang fungsinya dapat meningkatkan produksi air liur sekaligus dapat membersihkan bakteri dalam mulut. Sehingga bila kita mengkonsumsi makanan menyengat alangkah baiknya menetralisirnya dengan jeruk agar terbebas dari bau mulut.

Bagaimana Cara Mengatasi Bau Mulut Yang Membandel?
Pasti sedih ya jika kita merasa sudah menjaga kebersihan mulut dan gigi namun masih saja merasakan bau mulut berkepanjangan.  Ada baiknya kita mencoba mencegahnya dengan melakukan beberapa hal berikut ini:
  • Menyikat gigi secara teratur, minimal dua kali sehari.
  • Penting mengganti sikat gigi dua atau tiga bulan sekali.
  • Bersihkan lidah, jangan lupa sesaat setelah bangun tidur minumlah segelas air putih hangat agar terhindar dari bau mulut.
  • Jika menggunakan gigi palsu, sebaiknya sering-seringlah melepas dan membersihkannya, agar mulut terhindar dari bakteri penyebab bau mulut.
  • Seringlah mengunyah kulit jeruk, lemon, dan peterseli. Ketiganya dapat menetralisir bau yang kurang sedap akibat bau mulut.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan gigi ke klinik atau dokter gigi minimal setiap 6 bulan sekali.
  • Hindari merokok atau mengkonsumsi kopi yang berlebihan.
  • Sekali waktu kunyahlah permen karet rendah gula.
  • Jangan mengkonsumsi alkohol.
  • Minum cukup air putih, biasakan sehari mengkonsumsi air putih minimal delapan gelas,  sehingga bakteri dan kotoran lain dalam mulut dapat dibersihkan dengan cepat.
Dengan mengenali penyebab bau mulut dan kemudian mencari tahu cara mengatasinya, niscaya kita akan terhindar dari bau mulut terutama saat melaksanakan puasa. Meski bau mulut ini bukanlah masalah yang berarti, namun akan menimbulkan rasa kurang percaya diri terutama saat berhadapan dengan lawan bicara.
Bila Anda masih ragu dengan hal diatas, cobalah konsultasi dengan dokter sehingga masalah bau mulut yang Anda alami dapat disembuhkan dengan tuntas.


Komentar