29 Juni 2018

#

Depot Uceng Sukaria, Kuliner Blitar Yang Melegenda

Blitar, bukan hanya terkenal karena makam Sang Proklamator. Sejatinya beberapa kuliner yang ada sudah melegenda sejak dulu. Salah satu contohnya "Depot Uceng Sukaria" yang terletak di Jalan Semeru No. 20 Gurit, Babadan, Wlingi, Blitar, Jawa Timur 66184. 


sumber: google


Depot ini berdiri sejak tahun 1977 oleh Ibu Hj. Siti Nurjannah. Sedang nama depot itu sendiri terinspirasi oleh nama suaminya, Bapak Sukari. Karena dirasa kurang pas maka Ibu Siti menambahkan huruf "a" diakhir, jadilah nama Depot Uceng Sukaria.


sumber: google
Dinamakan warung uceng, karena depot ini sebagian besar lauknya didominasi oleh uceng, seperti kripik uceng dan peyek uceng. Uceng sendiri adalah ikan kecil berukuran antara 2 - 4 cm yang digoreng dengan tepung dan rasanya gurih, rasanya mirip ikan wader . Cocok dijadikan lauk.

Depot ini tidak pernah sepi pengunjung. Bukan hanya warga Blitar, namun pengunjung dari luar Blitar pun kerap mengunjungi depot ini untuk sekedar menikmati gurihnya kripik uceng yang crispy. Bahkan, demi memuaskan pelanggan, menu yang ditawarkan depot ini makin variatif. Aneka macam lauk tersaji disini, mulai dari olahan ikan hingga ayam.  


sumber: google
Lebaran ini memang berkah bagi keluarga saya. Ternyata pemilik Depot Uceng Sukaria ini adalah kerabat mertua saya. Sambil bersilaturahmi sekaligus bisa menikmati sensasi kripik uceng Sukaria yang renyah dan gurih. 

Ceritanya, saya bersama suami, kakak ipar dan anak-anak bersilaturahmi ke Bapak Sukari di lebaran kedua. Niat awal memang ingin berkunjung ke kediamannya yang terletak di belakang warung. Namun karena warung ramai pengunjung dan beliau tidak bisa menemui kami di kediamannya, akhirnya diajaklah kami ke warung sambil menikmati menu Depot Uceng Sukaria.


Agak malu sebenarnya ketika sang owner menghidangkan aneka menu di meja kami. Tapi apa daya, kami pun tidak bisa menolak. Bahkan anak-anak terlihat kalap saat menikmati gurihnya uceng yang disantap bersama nasi putih hangat. Yang membuat saya takjub, ternyata ciri khas depot ini bukan saja terletak dari ucengnya, namun juga sambalnya. Sambalnya diulek sendiri oleh Bapak Sukari.


Saya mengamati percakapan antara Bapak Sukari dengan kakak ipar. Setiap ada pengunjung yang memesan makanan, maka beliau bergegas ke dapur untuk mengulek sambal. Ternyata sambal ulekan Bapak Sukari memang mantap dan tiada duanya. Bahkan sambalnya bukan disediakan dalam jumlah banyak, namun secara dadakan. Ketika, pengunjung datang dan memesan makanan, maka saat itu Bapak Sukari membuatkan sambalnya. Meski demikian penyajiannya cepat dan rapi. Inilah yang membuat pengunjung depot ini selalu ramai.

Setelah menghabiskan menu makanan yang disediakan Bapak Sukari, akhirnya kamipun bergegas pamit. Selain waktu yang semakin sore, jadwal kunjungan ke rumah saudara juga belum selesai, ditambah suasana warung yang makin ramai, sehingga kami tidak leluasa untuk ngobrol santai dengan keluarga Bapak Sukari. Dan yang membuat kami makin cengar-cengir, ternyata istri beliau masih membekali kami dengan ikan gurami goreng dan kripik uceng crispy yang lumayan banyak. Inilah yang dinamakan rezeki bersilaturahmi saat lebaran.

Bagi sobat yang ingin menikmati sensasi gurihnya kripik uceng Sukaria, jangan lupa singgah di Depot Uceng Sukaria Wlingi - Blitar. Bukan bermaksud ingin mempromosikan warung milik kerabat, tapi depot ini memang telah terbukti memanjakan lidah penikmatnya. 

Yang penasaran dengan tempatnya bisa lihat di map ya.... (sumber: google)



5 komentar:

  1. Baru tau ada ikan uceng.... noted depot uceng sukaria... enaknya berkerabat sama pemilik rumah makan salah satunya bisa ditraktir makan

    BalasHapus
  2. Saya sudah pernah makan uceng ini Mbak..karena keripiknya nyampe juga ke Kediri.
    Baca ini jadi ngiler pengin ngerasain sambelnya Depot Sukaria juga...
    Cateeet. Next mudik bisa dikunjungi:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sensasi rasa sambalnya yang bikin ketagihan mbak😀😀😀

      Hapus
  3. Aku baru sekali ke blitar, dan waktu itu blm tau ttg depot ini. Tp kalo menunya begini, aku bakal suka sih pastinya. Ikannya mirip wader berarti ya mba. Kalo wader aku sukaaa. Renyah2 gurih. Biasanya kalo ke reatoran yg ada menu ikan mirip wader ato uceng gini, aku ngemilin ikannya thok itu :p

    BalasHapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...

Followers

Google+ Followers

Live Traffic Feedjit

Breaking News

Blogger templates

Popular Posts