17 Desember 2014

Posted by Sri Wahyuni on 9:45 AM 4 comments
Ternyata menjadi Project Leader sebuah proyek buku antologi memberi saya banyak manfaat. Selain jadi tahu cara mengedit naskah dengan menggunakan fasilitas Review di MS Word, sayapun akhirnya tahu banyak hal. Salah satunya cara menyimpan naskah dokumen Microsoft Word.

Versi word yang berbeda-beda menyebabkan sebuah naskah menjadi rusak bila dibuka kembali. Sebagai contoh, kita mengetik naskah menggunakan microsoft word versi 2010, lalu kita kirim ke orang lain melalui email. Kebetulan orang yang kita kirimi email membuka file naskah kita menggunakan microsoft word versi 2007. Bisa jadi naskah kita akan rusak bahkan berantakan, sehingga tidak bisa dibaca kembali.


Cara yang aman untuk melindungi naskah kita dari kerusakan, adalah menyimpannya dalam RTF atau Rich Text Format, seperti gambar dibawah ini:


Masih banyak yang bingung apa itu RTF? 

Sebenarnya sama saja, hanya cara penyimpanannya. Kalau yang biasanya kita lakukan adalah menyimpan naskah word dalam bentuk DOC atau DOCX. Kedua ekstention tersebut rentan rusak bila dibuka dengan word versi lain, meski sejauh ini ekstention DOC masih aman-aman saja. Hanya saja menyimpan file menggunakan ekstention RTF kadang terasa berat, bahkan untuk mengunggah lampiranpun perlu kerja keras hingga akhirnya berhasil.

Lalu bagaimana caranya mengubah ekstention DOCX menjadi ekstention RTF?

Ini yang sering jadi salah persepsi. Ada yang mengira nama file-nya diberi embel-embel RTF, ada juga yang masih bingung mencari kata RTF. Baiklah akan saya jelaskan disini, menyimpan naskah word dalam bentuk RTF itu sama halnya mengubah default penyimpanan yang semula berekstention DOCX ke ekstention RTF.

  1. Setelah selesai mengetik di layar microsoft word, lalu klik save as
  2. Tentukan directory penyimpanan, misal di drive C, D atau di document.
  3. Arahkan kursor di file name, lalu tuliskan nama file Anda.
  4. Lihat Save as type. Default penyimpanan adalah Document. Klik tanda panah kebawah dan pilih tulisan Rict Text Format seperti gambar diatas.
  5. Klik save.


Bagaimana mudah bukan. Inilah sebabnya banyak Project Leader naskah yang memberikan syarat kepada para pengirim naskah untuk menyimpan naskahnya dalam bentuk RTF. Salah satu tujuannya agar naskah aman dan tidak rusak bila dibuka dengan versi word yang berbeda.

Selamat mencoba!!!
Categories:
Reaksi:

4 komentar:

  1. Terima kasih banyak Mba Yuni ilmunya benar2 bermanfaat, kemarin sudah diajari bagaimana merevisi naskah tanpa harus mengetik ulang. Kini satu ilmu lagi dibagikan, sekali lagi terima kasih banyak.

    BalasHapus
  2. Kalau RTF bisa diterima di mana saja ya Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayaknya nda bisa kak,,,, aku pernah nyobab :(

      Hapus
  3. Baru tau saya malah mba kalau bisa berantakan gitu, apa gara2 jenis fontnya beda atau gimana

    BalasHapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...