1 Mei 2014

Posted by Sri Wahyuni on 7:16 AM 2 comments
Jelas saja ini hal yang aneh menurutku. Bayangkan sekolah tanpa petugas kebersihan, sementara kebersihan kelas hanya diserahkan kepada anak didiknya. Sebersih apa sih mereka menyapu ruang kelasnya? Pasti sudah bisa ditebak. Mereka membersihkan kelasnya karena takut dihukum gara-gara tak melaksanakan piket kelas. Jadinya asal nyapu. Itulah sebabnya kaos kaki anak-anak jadi kotor dan dekil, karena setiap masuk kelas sepatu harus dilepas.



Kadang aku jengkel, tiap hari harus mencuci kaos kaki yang kotor. Bahkan karena sering dicuci akhirnya kaos kaki itu jadi tipis hingga bolong pada bagian tertentu. Bukan hanya itu, aku harus merelakan tanganku luka gegara tak kuat melawan kerasnya rinso anti noda. Hal serupapun dikeluhkan ibu-ibu yang lain. Yah....tapi mau bilang apa! Semua hanya bisa diam sambil menggerutu.

Dan yang lebih aneh, besok tanggal 2 Mei, anak-anak  memperingati Hari Pendidikan Nasional. Hal yang tak pernah ditinggalkan adalah upacara bendera. Memang bertepatan dengan hari Jumat saat anak-anak memakai seragam pramuka. Setauku kalau pas upacara hari Jumat, anak-anak mengenakan seragam pramuka lengkap dengan atributnya. Pasti semua pada tahu kan atribut apa saja sebagai pelengkap seragam pramuka? 

Ini benar-benar aneh. Anak-anak wajib mengikuti upacara bendera dengan berseragam lengkap. Tetapi pakaian yang dikenakan seragam pramuka, kaos kaki putih, dasi merah untuk hari Senin dan topi merah putih. Bagaimana sodara? Aneh tidak? Apakah sekarang peraturannya sudah berubah? Yah...semoga besok pemandangan itu tak kelihatan aneh atau jadi bahan tertawaan yang tak sengaja menonton, karena saat ini anak-anak mengernyitkan dahinya. Mereka bilang aneh. Tetapi tetap saja diam, karena mereka takut bersuara.aaa
Categories:
Reaksi:

2 komentar:

  1. Iya Mbak, di SD tempat anakku sekolah juga begitu. Anak-anak disuruh bersihin kelas sebelum beajar. Ya begitulah SD Negeri. Walopun cuma anak-anak kelas 4 ke atas, tetep aja kasihan. Anak-anak datang ke sekolah kan untuk belajar. Jadinya keburu capek dan kotor duluan sebelum belajar. Semoga saja negara kita bisa mengangkat lebih banyak petugas sekolah yang bisa bersihin semua kelas. TFS, Mbak Yuni. :)

    BalasHapus
  2. Kalau usulny begitu berarti bakal ada test penerimaan pegawai negeri untuk posisi cleaning service. Alhamdulillah ada lapangan pekerjaan baru. :)

    BalasHapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...