22 Januari 2014

Posted by Sri Wahyuni on 12:49 PM No comments
Day : 21


يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا (1)

Artinya:
Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dari seorang diri, lalu menciptakan darinya pasangannya dan menyebarkan banyak laki-laki dan perempuan dari (hasil percampuran) keduanya. Bertakwalah kepada Allah yang sering kalian mintai dan takutlah kalian bila kalian memutus tali silaturrahmi. Sesungguhnya Allah itu mahamengawasi kalian. (QS. An Nisa : 1)

Perbuatan memutus silaturahmi termasuk salah satu ciri-ciri orang yang munafik dan suka melanggar janji, karena perbuatan ini jelas sangat dilarang oleh Allah. Dan salah satu pengaruh luar biasa dari silaturahmi adalah mudahnya seseorang ketika nyawanya dicabut dari badannya.
 
Dalam kehidupan nyata, menyambung tali silaturahmi akan sangat besar manfaatnya, bukan hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi orang lain. Ketika kita hidup dirantau orang, jauh dari saudara atau famili, justru tetanggalah yang menjadi saudara kita. Dialah yang pertama kali membantu kita disaat kita membutuhkannya. Kalau kita tidak menyambung tali silaturahmi dengan baik, tak mungkin tetangga akan membantu kita.

Bukan lantas dengan adanya tetangga, kita jadi sering minta tolong. Tetapi, dalam hidup bertetangga, hendaknya saling tolong menolong dan berusaha meringankan langkah dalam membantu kesulitan yang dihadapi tetangga. Dengan demikian tetanggapun lambat laun akan seperti saudara sendiri yang saling melengkapi.

Nikmatnya hidup bertetangga dan menjalin silaturahmi telah lama saya rasakan. Semenjak kami menikah, sebuah komitmen telah kami tanamkan bahwa semua kegiatan rumah tangga sayalah yang mengurus, tak perlu ada campur tangan pembantu. Dan ketika anak saya lahir, tetanggalah yang sering membantu saya. Bahkan, disaat saya harus mengikuti kegiatan, anak sayapun kembali diasuh tetangga.

Bukan sebuah beban, tetapi mereka melakukannya dengan ikhlas. Demikian pula saya. Sayapun berusaha memberikan imbal balik atas kebaikan tetangga. Meski mereka tak mau dihargai dengan uang, namun apa yang telah saya berikan pada mereka sangat membuat hubungan kami makin akrab. Bahkan, saat kami sudah berjauhan, kamipun masih mengingatnya. Kami sering berkirim kabar walau lewat telpon atau sms.

Menjalin tali silaturahmi memang terasa indah, kita yang dulunya merasa canggung, jadi biasa bahkan sudah seperti saudara sendiri. Ketika bepergian jauh tak mungkin akan tersesat atau kemalaman dijalan, karena ada tempat persinggahan. Dan masih banyak lagi contohnya. Intinya janganlah memutus silaturahmi, karena itu adalah perbuatan yang tak disukai Allah. Menjaga tali silaturahmi sama halnya dengan memperpanjang umur kita di dunia. Mari ringankan langkah demi menyambung tali silaturahmi antar sesama umat manusia di dunia.


http://theprimadita.blogspot.com/2013/12/1hari1ayat-ikutan-yuk.html#more
Categories:
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...