10 Juni 2013

Posted by Sri Wahyuni on 1:32 PM 1 comment


Orang lain boleh bilang hpku jadul, namun bagiku hp ini adalah nafas hdiupku, yang merekam aktifitasku dan setitik perjuangan untuk mendapatkannya.  Jadi tak seorangpun boleh memilikinya.


Aku memang paling suka ganti-ganti hp.  Setiap ada hp baru, aku selalu menjual hp lamaku dan menggantinya dengan hp baru alias tukar tambah di counter hp.  Hobiku ini agaknya susah dihilangkan.  Bagiku dengan sering ganti hp memberikan kepuasan tersendiri, namun sama sekali tidak mempunyai maksud untuk pamer kepada orang lain. 

Rupanya hobiku ini di dukung oleh suamiku, karena kami memang sama-sama suka mengikuti perkembangan tehnologi.  Kalau aku suka mengikuti perkembangan gadget yang beredar di pasaran, sementara suamiku lebih tertarik dengan laptop, netbook dan kamera.  Jadi kami saling mendukung untuk urusan yang satu ini.


Meski demikian, dalam hal budget aku masih bisa mengerem keinginanku.  Walaupun aku penggemar hp-hp baru, namun aku masih bisa membidik hp mana yang sekiranya cocok untuk seorang ibu rumah tangga seperti aku.  Maklumlah sebagai ibu rumah tangga, aku harus pandai mengatur keuangan keluarga agar tidak terjadi besar pasak dari pada tiang.

Sepandai-pandainya aku mengatur keuangan keluarga, ternyata aku bisa kecolongan juga.  Sebuah keinginan lah yang memaksaku untuk menuruti kata hatiku dan mengabaikan aturan main yang sudah kubuat sendiri dalam hal keuangan.

Aku masih ingat ketika tahun 2007.  Nokia meluncurkan produk barunya yaitu E63.  Saat itu aku sudah memiliki hp nokia music.  Namun karena hobiku yang suka ganti hp, akhirnya aku bermaksud menggantinya dengan seri E63.  Ternyata susah sekali untuk mendapatkannya, karena harga nokia E63 waktu itu sangat tinggi.  Sementara keuangan kami menipis, tidak cukup untuk membelinya.  Tapi hasrat untuk memiliki gadget itu sangat mendesak, sampai aku tidak bisa tidur memikirkannya.

Akhirnya aku pun berunding dengan suami untuk mengganti hp musicku dengan seri E63.  Suamikupun menyetujui, tapi sekali lagi kendalanya pada keuangan.  Aku sudah menawarkan hp musicku, dan pihak counterpun hanya menghargai 900 ribu.  Sementara untuk mendapatkan nokia E63 red series aku harus menyediakan uang 4,1 juta.  Wow……sungguh jumlah yang sangat besar.  Artinya aku harus menambah 3,2 juta lagi untuk memiliki hp yang menurutku sangat canggih waktu itu.

Lama aku berpikir, akhirnya kuputuskan untuk meminjam uang organisasi.  Tentunya atas ijin suamiku sebelumnya.  Pertimbanganku dengan pinjam uang organisasi aku bisa mengganti hp lamaku dengan yang baru, sekaligus aku bisa membantu organisasi, karena setiap pinjaman di organisasi, pengembaliannya dengan cara dicicil 10 kali dengan bunga 10% berjalan.  Dan bunga dari pinjaman itulah yang nantinya digunakan untuk mendanai kegiatan organisasi.

Singkatnya…..pinjamananku kudapat, ijin dari suamipun sudah kukantongi, berarti hp nokia E63 red series pun siap kugenggam.

Ternyata……tidak semua counter mau membeli hp lamaku dengan harga 900 ribu.  Aku harus berjalan dari satu conter ke conter lainnya untuk menawarkan hp musicku.  Baru counter ke sepuluh aku bisa mendapatkan harga yang sesuai setelah melakukan perdebatan harga.  Memang benar…..harga hp cepat sekali berubah.  Dua hari yang lalu harga E63 4,1 juta, e…. dua hari kemudian sudah naik 200 ribu.   

Duh….susahnya mendapatkan hp impian.  Tapi akhirnya perdebatan itu membuahkan hasil, aku bisa memiliki nokia E63 red series sesuai harga lama.

Senang banget rasanya memiliki nokia E63.  Menurutku gadget ini sangat lengkap fiturnya.  Bahkan dengan gadget ini aku bisa mengabadikan moment-moment lucu tentang anakku melalui video.  Aku merekam setiap ulah anakku yang lucu, tentang ulahnya bak roker, yang menirukan seorang gitaris dengan raket tenis sebagai peraganya dan senter kecil sebagai mic-nya.  Dan masih banyak ulahlucu anakku yang kurekam di hp ini.

Ulah anakku yang lucu
Berbagai foto juga banyak kusimpan di hp kesayanganku ini.  Bahkan data-data nomor telpon teman, penjual online, kerabat semuanya ada di hpku.  Aku memang hobi sekali dengan belanja online, sehingga banyak sekali daftar-daftar penjual online yang kusimpan di daftar kontak, dengan harapan sewaktu-waktu bila ingin menghubungi penjual itu cukup dengan membuka hp saja.  Bahkan pernah beberapa waktu yang lalu tanpa sengaja hobiku yang suka berbelanja online, berubah menjadi sebuah bisnis.  Itulah sebabnya aku sangat sayang dengan hpku yang satu ini, karena ia menyimpan banyak sejarah di kehidupanku.

Saat ini, mungkin orang menganggap nokia E63 adalah hp  jadul, karena sudah banyak produk nokia baru yang beredar di pasaran, tentunya fiturnya pun jauh lebih lengkap.  Namun sedikitpun tak ada niat dalam diriku untuk menjualnya.  Di lihat dari segi harga, sangat jauh berbeda.  Dulu aku mendapatkannya harus meminjam uang 3,2 juta karena hp lamaku laku kujual 900 ribu.  Sementara saat ini hp nokia E63 second hanya di hargai 700 ribu.  Duh….sayang sekali kalau harus dijual.  Bahkan lebih dari itu, hp kesayanganku ini menyimpan banyak moment penting yang sayang untuk di hapus atau di pindah ketempat lain.

Ternyata hp nokia E63 ku membawaku ke sebuah kesadaran.  Mengingat detik-detik mendapatkannya, bagiku adalah sebuah kekonyolan.  Aku memaksakan diri meminjam uang demi sebuah gadget baru.  Sementara untuk anakku, aku belum mempunyai tabungan untuk pendidikan anakku kelak.  Oh……ibu macam apa aku yang lebih menuruti hawa nafsu ketimbang memikirkan kebutuhan keluarga.

Dan….akhirnya aku sangat menyayangi hp nokia E63, sampai kapanpun aku tak akan menjualnya meski ada orang yang mau membelinya.  Kenanganku terukhir indah bersama hp ini.  Satu hal yang memberiku pelajaran adalah aku tak akan mengulangi kekonyolanku itu.  Meski banyak gadget-gadget baru mulai bermunculan di pasaran, sedikitpun aku tak akan tergiur.  Kan kututup mataku untuk hobiku yang satu ini demi kebutuhan anakku.  Lantas akupun berpikir bahwa tidak perlu mempunyai hp dengan harga mahal, yang penting masih bisa di pakai untuk berkomunikasi.  Untuk mengabadikan foto keluarga aku masih mempunyai kamera, ingin merekam aktifitas anakku aku masih mempunyai handicam.  Bahkan untuk browshing internet atau sekedar mengupdate blog dan membuat  tulisan aku masih mempunyai netbook dan modem.  So….mengapa harus berganti hp baru lagi.  Nokia E63ku sudah cukup bahkan lebih dari cukup.  Bagiku nokia E63 is the best.
Categories:
Reaksi:

1 komentar:

  1. senasib dengan saya, sukanya ganti2 hp :p

    sudah terdaftar.. trims yaaa
    oiya, ada giveaway lagi loooh

    BalasHapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...