Nyaris dua bulan kita di rumah aja. Semua aktivitas diluar rumah mendadak harus dialihkan di rumah sejak corona mewabah. Semua ini dilakukan demi memutus penyebaran virus Covid-19 yang masih mewabah. Bosan? Pastinya!

sumber gambar: Liputan 6

Setiap hari kita berada dalam situasi yang monoton. Melihat seisi rumah, ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, ruang sholat, dapur atau bahkan tempat mencuci baju dan seterika. Langkah kaki kita tak lagi panjang seperti dulu, melainkan tersekat oleh ruangan demi ruangan bahkan harus menyelesaikan pekerjaan rumah yang tak seperti biasanya.

Kalau dulu kita masih bisa bernegosiasi. Tubuh capek masih bisa refreshing sambil keluar rumah menuju mall, tempat nongkrong atau tempat wisata. Cucian numpuk masih bisa ke laundry. Malas masak bisa membeli makanan di rumah makan atau pesan online. Namun setelah corona mewabah, seolah semuanya mencekam. Virus yang tak terlihat oleh mata ini mendadak menjadi monster yang menakutkan. 

Ironisnya, emosi makin memuncak. Stres pun melanda bagi sebagian orang yang tak bisa mengelola emosinya. Begitu menyeramkannya virus ini, hingga takut berhadapan dengan orang. Pintu rumahnya dikunci rapat-rapat dan tidak menerima tamu. Bila anggota keluarganya terpaksa bepergian keluar rumah, maka sekembalinya dari bepergian dia harus disemprot disinfektan. Jejak kakinya pun disemprot. Pakaian yang dipakai harus segera dilepas dan dicuci. Tubuhnya harus mandi setelah bepergian. Semuanya menjadi rumit semenjak virus ini mewabah. Ketakutan akan tertular makin membuncah.

Dan rasa bosan itu makin melanda manakala merasakan lapar namun harus memasak terlebih dahulu. Atau melihat tumpukan baju kotor dan seterikaan yang harus segera dibereskan. Belum lagi tugas sekolah anak yang membutuhkan bantuan untuk segera dieksekusi. Wajar saja hal ini menimbulkan kebosanan bagi yang belum terbiasa melakukannya.

Tapi janganlah terus larut dalam kebosanan yang berkepanjangan, atau ketakutan yang berlebihan. Ada banyak hikmah yang sebenarnya dapat kita petik dari wabah ini. Wabah corona bukan hanya terjadi di Indonesia saja, namun telah menjadi bencana dunia karena menelan banyak korban di berbagai negara di dunia ini.

Barangkali alam tengah murka karena perlakuan manusia yang tidak memperdulikan ekosistem dan habitat yang ada didalamnya. Pencemaran udara, polusi atau bahkan limbah yang seolah selalu ada meski sudah diupayakan pencegahannya. Atau tindakan manusia yang sering melakukan pembalakan liar, penebangan hutan yang membabi buta atau bahkan menggali sumber alam untuk kepentingan pribadi.

Disamping itu masih banyak kasus asusila terjadi, prostitusi, hubungan sejenis, pelecehan seksual, fedofilia, narkoba atau bahkan pembunuhan sadis karena hubungan terlarang. Agama seolah diabaikan. Mereka dengan beringas dan tak mempunyai hati, berbuat hal-hal keji yang dilarang agama.

Yang kaya makin terlihat kaya, memamerkan kekayaannya, menghambur-hamburkan hartanya. Sementara yang miskin makin merana karena tak bisa mencukupi kebutuhannya. Sedekah pun hanya tameng agar dirinya dianggap dermawan.

Barangkali dengan adanya pandemi corona ini, seluruh umat dunia dibukakan pintu hatinya agar lebih khusyu' beribadah sembari memperbaiki diri dan amal ibadahnya. Alam sedang mendetok seluruh isinya agar segar kembali. 

Coba kalau tidak ada wabah corona ini, pasti pabrik-pabrik masih beroperasi. Asap yang membumbung tinggi mencemari udara makin parah. Penebang hutan secara liar itu masih terus bergerilya demi mencari keuntungan secara pribadi. Manusia masih sering bepergian menghambur-hamburkan hartanya dan tak peduli kepada yang membutuhkan.

Dan memang saatnya kita harus di rumah aja, berdiam diri dan menjadi pribadi yang baik. Bagi ibu rumah tangga akan menjadi ibu rumah tangga yang siap melayani suami dan anak-anak, mulai dari membersihkan rumah, memasak, mencuci, seterika dan menemani anak belajar. Ada tambahan bagi yang bekerja, tentunya menyelesaikan pekerjaan tepat waktu meski di rumah aja. Walau hanya melihat seisi rumah, namun nyatanya ada banyak waktu yang bisa dimanfaatkan untuk tetap produktif.

Jadi daripada bosan lebih baik lakukan beberapa hal dibawah ini:
  1. Buatlah jadwal kegiatan harian di rumah. Dengan membuat jadwal ini otomatis kegiatanmu akan mudah diselesaikan secara terorganisir. Kapan harus memasak, mencuci, seterika, membersihkan rumah, menemani anak belajar, mengerjakan pekerjaan lain atau bahkan kapan waktunya santai sambil nonton drakor kesayangan? Bila kegiatan harian sudah terjadwal, pastinya kamu tak akan bosan untuk beraktivitas di rumah.
  2. Mencoba resep masakan baru menjadi salah satu cara membangkitkan semangat. Bila masakanmu disukai seluruh anggota keluarga, itu artinya usahamu tidak sia-sia. Dan kamu akan bersemangat untuk mencoba resep lain dan menyajikannya kepada keluarga besarmu. Saat ini sangat mudah untuk mencari tutorial resep masakan. Bisa melihat caranya di Youtube atau media sosial lain seperti facebook, instagram atau twitter.
  3. Meski di rumah aja tapi tak ada larangan untuk tetap olahraga. Kamu bisa memanfaatkan halaman rumah untuk olahraga bersama keluarga, seperti bulutangkis. Kamu bisa juga melihat tutorial senam di youtube yang mudah kamu ikuti. Dengan begitu tubuh pun tetap bugar daya tahan tubuh pun makin kuat.
  4. Jadwalkan untuk nonton acara TV kesayangan atau serial favorit. Mahmud milenial saat ini lagi demam nonton drakor. Jadi manfaatkan kuota internet untuk download serial drama Korea favorit. Dengan begitu kamu tak akan bosan meski di rumah aja. Namun ingat ya, demam Drakor bukan berarti mengabaikan keriwehan urusan dapur ya. Semua pekerjaan rumah tangga harus beres terlebih dahulu baru nonton drakor.
  5. Maksimalkan potensi diri. Cobalah mencari usaha sampingan yang menghasilkan. Memang ditengah pandemi seperti saat ini, ekonomi negara sedang porak poranda. banyak pusat perbelanjaan tutup, barang kebutuhan jadi langka dan mahal, para pedagang terpaksa tidak berjualan karena bahan baku produksi mahal. Bahkan karyawan banyak yang dirumahkan. Kamu bisa berjualan sayur online, atau makanan yang siap antar ke pemesan. Sementara jika kamu seorang blogger kamu bisa menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang pekerjaan online, bisa melalui media sosial, informasi di internet atau informasi di WAG.
  6. Membuat video challenge. Semenjak corona mewabah banyak hal viral yang menjadi tontonan unik. Seperti minuman dalgona yang viral atau video Pass The Brush Challenge. Semua ini berawal dari kebosanan dan kerinduan mendalam karena lama tak jumpa teman, akhirnya tercetuslah ide membuat video challenge ini. Dari ide melempar kuas make up, kini makin bervariasi video challenge yang diciptakan oleh video creator untuk sekedar lucu-lucuan.

Video diatas adalah contoh video challenge yang dibuat oleh Mak Icik, blogger Bali demi menghilangkan kebosanan selama di rumah aja. Pasti pada penasaran kan bagaimana cara membuat video sebagus ini? Dari hasil tanya jawab dan berguru pada ahlinya, video ini dibuat dengan aplikasi Kinemaster Pro.

Mengapa harus Kinemaster Pro?
Aplikasi Kinemaster Pro memungkinkan pengeditan video dengan hasil maksimal. Banyaknya pilihan musik, efek suara, transisi dan klip grafis membuat cara menggabung video ini semakin maksimal. Disamping itu dengan menggunakan aplikasi Kinemaster Pro membuat hasil video tidak muncul watermark.

Lalu bagaimana mendapatkan aplikasi Kinemaster Pro ini? Ada yang menyarankan untuk download linknya melalui Youtube. Namun ada yang khawatir bila link aplikasi yang diunduh dari Youtube mengandung crack sehingga video yang dihasilkan tidak maksimal.

Nah, dari hasil berburu informasi melalui internet, saya menemukan cara tepat mengunduh aplikasi Kinemaster Pro tanpa watermark namun tetap gratis yaitu Kinemaster Pro APK Download yang banyak pilihannya. Kamu tinggal memilih ingin mendownload Kinemaster seperti apa? Cobalah buka link diatas dan tentukan pilihanmu. Siapa tahu berkreasi dengan video challenge akan menghilangkan kebosananmu selama di rumah aja.

Nah, itu barangkali 6 cara menghilangkan kebosanan selama di rumah aja. Ada yang punya cara lain? Yuk sharing di kolom komentar, siapa tahu menginspirasi yang lainnya.

Tetap produktif ya meski di rumah aja, kelola emosi agar tidak stres, jaga tubuh dan imun agar tetap kuat tentunya dengan olahraga teratur makan bergizi dan menerapkan pola hidup sehat.

17 Komentar

  1. semua kegiatan sudah dicoba deh tapi tetap saja berinteraksi di luar rumah itu bikin kangen , apalagi kalau sdh stres baisa bisa nonton bioskop sambil jalan2, ini gak bisa lagi

    BalasHapus
  2. Saya sedang asyik di kegiatan kedua itu, mbak. Saya dan istri sekarang lagi suka-sukanya berkreasi dengan resep-resep baru yang didapat dari YouTube. Untuk menunjang kegiatan ini, kemaren sudah beli dandang. Belinya dua, ada yang besar dan kecil. Hehe

    BalasHapus
  3. makasih mba tipsnya, bener nih aku juga jadi seriing masak skrg, dan skrg lagi nyusun wishlist perabotan dapur, padahal aku ini tipe yang ga suka masak, eh jd seneng sama masak semenjak pandemi ini

    BalasHapus
  4. Kata beberapa teman, bikin video pakai Kinemaster memang asik. Saya jadi makin penasaran kalau begini.

    BalasHapus
  5. paling banyak tu pass challenge ya :) di IG banyak banget yg share dari kuas sampai makanan hahahaa

    BalasHapus
  6. Brush challenge saya pernah buat mbak tapi versi Pena challenge dengan teman seperjuangan pendidikan saat hari Kartini kita buat tulisan selamat hari Kartini lalu pulpennya di lempar apa di jatuhin Haha seru deh.

    BalasHapus
  7. Jadi inget jaman kuliah dulu, ribet banget kalo mau edit video. Minimal harus buka laptop dan ini inu. Sekarang mah gampang, tinggal buka kinemaster, video kita jadi kece deeh.

    BalasHapus
  8. Saya juga jadi rajin memasak selama di rumah aja, mba.
    Ternyata aplikasi Kinemaster Pro Apk ada yang ga pake watermark. Saya dowmloadnya bukan yang ini. Makasih banget informasinya, mba.

    BalasHapus
  9. waaa patut dicoba niiih, aku selama dirumah aja jadi hobby masak dan nyobain resep resep baru yang belum pernah aku coba hehe

    BalasHapus
  10. Untuk mengusir rasa bosan, kegiatan baru saya yaitu bertanam, Mbak. Sekarang di rumah lagi mencoba bertanam hidroponik

    BalasHapus
  11. membuat video, salah satu yang sedang aku coba. Mumpung di rumah aja juga kan, sekalian latihan berbicara

    BalasHapus
  12. coba-coba resep baru dan bikin konten blog atau yutub cukup mengisi hari-hariku selama pandemi ini mbaa.. hehe..
    btw, aku juga selalu pakai kinemaster untuk edit-edit video..

    BalasHapus
  13. hahaha iya nih selama dirumah aja banyak banget challange yang seru seru di instagram, mau ikutan tapi kadang males banget untuk edit videonya, harus buka laptop dulu

    BalasHapus
  14. Aku jadi banyak baca buku, masak, dan ngobrol sama anak - anak mbaaa..bahagiaa bangeet

    BalasHapus
  15. makasih banyak tipsnya..saya dari 17 maret di rumah aja sampai hari ini 13 mei :D

    BalasHapus
  16. Tipsnya boleh banget ni mba. Bersyukur, sehariannya sebelum corona jg beraktivitasnya sudah banyakan di rumah. Jadinya adaaaa ajaaaa yg dikerjakan selama heboh org2 pada WFH.

    BalasHapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...