Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bangkitkan Semangat Bersama Oreo 110th Birthday Celebration

 

Oreo 10th Birthday Celebration


Hari ini angka di kalender menunjuk ke angka 21, entah harus gembira atau sedih. Pasalnya di tanggal yang sama beberapa tahun silam aku meresmikan hubungan dengan lelaki yang kini sah menjadi ayah dari anak semata wayangku.

Harusnya kami merayakan ulang tahun pernikahan ini penuh suka cita seperti tahun-tahun sebelumnya. Meski tak terkesan mewah, namun kami selalu bersama menghabiskan waktu dengan riang gembira tepat di tanggal 21 Agustus. Walau hanya sekedar tiup lilin dari kue tart yang imut, atau hanya nongkrong bareng didepan tv sambil menikmati oreo kesukaan anakku. Rasanya kebersamaan itu tidak bisa tergantikan dengan kemewahan lainnya.

Satu tahun sudah aku menjalani hubungan jarak jauh dengan suamiku. Aku yang bertahan di Bali dan mengontrak di sebuah perumahan demi menemani anakku menyelesaikan sekolah, sementara suamiku menjalani hari-harinya seorang diri di Bogor semenjak kepindahan tugasnya setahun yang lalu. Berat memang ketika dihadapkan pada dua pilihan. Memilih mendampingi suami dan meninggalkan anak, atau menjalani hubungan jarak jauh dengan suami demi menemani anak?

Atas kesepakatan bersama, akhirnya aku memilih menemani anak menyelesaikan sekolahnya di Bali. Meski banyak suara sumbang diluaran sana, namun aku memilih untuk diam dan menutup rapat-rapat kedua telingaku. Aku yakin skenario Allah tidak pernah salah. Justru dengan kondisiku saat ini, barangkali Allah sedang menguji kesabaranku.


Titik Balik Kehidupanku

Kondisi ini berawal ketika suamiku dinyatakan lulus tes setahun lalu. Dan memang benar kata pepatah, bahwa ucapan itu adalah doa. Suatu hari ketika aku diajak suami ke bank untuk melunasi hutangnya yang kurang dua tahun, pihak bank seolah menolak niat baik suamiku. Menurutnya, sesuai peraturan terbaru, bahwa angsuran bank harus dicicil sampai jatuh tempo dan tidak bisa dilunasi sebelum tanggal jatuh tempo berakhir.

Dengan sedikit memaksa, dan berdalih ingin mengambil skep asli untuk kepentingan tes, akhirnya pihak bank menyetujui niat suami yang ingin melunasi hutangnya di bank. Bukan tanpa sebab, pasalnya aku tidak ingin berlarut-larut dibuat pusing karena angsuran bank yang tidak selesai-selesai. Aku ingin hidup normal dengan gaji suami yang utuh, syukur-syukur bisa menabung dan menata kembali keuangan keluarga yang sempat berantakan tanpa perencanaan yang matang.

“Memangnya papa mau ikut tes lagi?”, tanyaku sepulang dari bank.

Dengan lantang suamiku menjawab, “ah, enggak, ngapain, wong sudah jadi tentara gak usah terlalu memaksakan diri. Lebih baik sekarang fokus ke anak, pendidikan anak lebih penting!”

“Lha itu tadi kenapa bilang mau tes saat ambil skep”, tanyaku dengan penasaran.

“Ya kan cuma buat alasan aja. Orang bank susah banget diajak kerjasama, kalau gak disampaikan seperti itu, bisa-bisa kita tidak boleh melunasi hutang bank.”

“Kalau seandainya benar gimana, papa beneran lulus tes gimana?”

“Ah gak mungkin, wong aku gak ikut tes!”

Percakapanku dengan suami rasanya masih saja terngiang di telinga, sampai beberapa bulan kemudian akupun dibuat kaget ketika ia mengabarkan bahwa dirinya dinyatakan lulus tes dan harus mengikuti pendidikan Seskoad di Bandung selama enam bulan.

“Nah, apa kubilang, bener kan bahwa ucapan itu adalah doa!”

Suamiku hanya bisa manggut-manggut sambil tersenyum, “bismillah semoga Allah mudahkan semuanya…aamiin.”

Hmmm….rasanya nano-nano saat itu. Andai suami merencakan semuanya mungkin tidak kalang kabut. Sungguh lulus tes itu diluar dugaan kami. Bahkan kami tidak punya bekal untuk mengantarkan suami menempuh pendidikan. Akhirnya demi suami, selama enam bulan itu aku berjuang supaya kebutuhannya selama di Bandung bisa terpenuhi. Satu persatu yang kumiliki harus rela beralih tangan ke orang lain.

Terlebih setelah enam bulan berlalu, dan suamiku dipindahtugaskan ke Bogor, sungguh ini menjadi titik balik dalam hidupku. Anakku yang marah dan tidak mau diajak pindah dari Bali, lalu aku yang harus meninggalkan semua kegiatan organisasi demi menemani anak, bahkan aku juga harus bisa hidup mandiri, berpisah dengan suami demi anak.

Disinilah aku menyadari bahwa semua yang kita miliki sejatinya adalah milik Allah. Rumah, mobil, harta dan barang-barang yang kita miliki bukanlah sepenuhnya milik kita. Kalau Allah menghendakinya, maka kita harus merelakannya dengan ikhlas. Demikianlah dengan keadaanku saat ini.

Namun aku harus tetap bersyukur.  Dalam doaku selalu kumohonkan kepada Allah untuk menjaga orang-orang yang kucintai ketika kami berjauhan. Meski tidak bisa bertemu langsung, namun setiap hari kami selalu video call untuk bertanya khabar dan menceritakan aktifitas masing-masing. Aku juga dikelilingi teman yang baik dan saling support, hingga membuatku tidak merasa kesepian.

Sejujurnya aku bukanlah wanita yang kuat seperti saat berhadapan dengan teman-temanku. Ketika aku sedang sendiri, airmata itulah yang menetes dengan sendirinya. Membayangkan satu persatu kejadian yang kualami, mulai dari pindah rumah dari rumah dinas ke kontrakan, lalu menjual barang yang kumiliki demi bertahan hidup, menghadapi banjir besar ketika musim hujan tiba dan harus merelakan semua barang terendam air, belum lagi menghadapi ulah anak semata wayang yang menginjak remaja, otomatis semua itu membuatku emosi dan menguras tenagaku.


Ulang Tahun Pernikahan Di Tanggal 21 Agustus

Dan hari ini tepat di tanggal 21 Agustus, aku kembali merenda kisahku sejak awal menikah hingga saat ini. Ternyata hidup itu ibarat sebuah roda sepeda yang berputar. Selama kehidupan itu masih ada, maka ia akan terus berputar. Ketika musibah banjir membuatku sedih, akupun kembali mengingat diawal pernikahan saat kami masih di Papua.

Ulang Tahun Oreo


Rumah kami berada dibawah, sehingga saat hujan deras tiba, selokan di belakang rumah tidak bisa menampung air hujan dari atas. Akibatnya air itu masuk ke rumah dan menggenangi semua barang yang ada di rumah. Karpet, beras bahkan kasur ikut terendam air. Kejadian itu rupanya terulang kembali saat aku tinggal di rumah kontrakan yang ada di Bali.

Yaa….mengingatnya bahkan membuatku tersenyum. Apalagi saat ini musim hujan mulai tiba, aku kembali dikuatkan oleh para tetangga. Tetangga yang bertahun-tahun menempati perumahan, rasanya musibah banjir bukanlah hal baru. Pasalnya perumahan yang kutempati saat ini daerahnya rendah, sehingga saat hujan lebat tiba, banjir pun tak bisa dihindari. Bertahun-tahun mereka dilanda banjir, namun sama sekali tak membuat mereka sedih.

Hari ini, tepat di hari Minggu tanggal 21 Agustus, akupun kembali mengenang setahun yang lalu, saat terakhir kami tinggal di rumah dinas. Kami bercengkerama didalam kamar sambil menikmati sebungkus oreo hitam yang didalamnya terdapat krim berwarna putih. Entahlah, biskuit ini rasanya menjadi biskuit idola keluarga kami disaat lapar melanda. Bahkan saat merayakan ulang tahun pernikahan kami, selalu saja tersedia biskuit ini.


Definisi Momen Keseruan Bersama Keluarga

Ah….ingat oreo, jadi mengenang kebiasaan almarhum bapak saat beliau pergi ke luar kota beberapa hari. Sepulang dari kegiatannya, bapak selalu membawakan oleh-oleh beberapa bungkus biskuit oreo kesukaanku. Rasanya bahagia banget kala itu.

Kini, ketika aku sudah berkeluarga pun biskuit ini tetap menjadi biskuit favorit keluargaku. Suami dan anakku sama-sama suka ngemil biskuit ini. Kalau sudah tersedia teh hangat dan biskuit oreo, masakan di dapur seolah terlupakan.

Bagiku definisi kebahagiaan itu sangat simple. Ketika aku bisa berkumpul bareng keluarga, itu sudah cukup membuatku bahagia. Tak perlu dikelilingi barang mewah, yang penting kami saling bergandengan dan berpelukan, rasanya itu sudah membuatku nyaman.

Namun ketika kami harus terpisah karena keadaan seperti saat ini, akupun berusaha merenda kebahagiaan. Komunikasi, kepercayaan dan keterbukaan menjadi kunci kebahagiaan. Aku yakin, apa yang kujalani saat ini adalah ujian kesetiaan dimana kami saling menguatkan. Meski bahaya itu bisa saja mengintai, namun aku yakin Allah selalu melindungi dan menjaga hambaNya yang senantiasa taat menjalankan perintahNya.

Dan hari ini, meski kami hanya bisa melakukan video call, namun tak mengurangi keseruan kami merayakan ulang tahun pernikahan kami. Kami bertiga tak henti-hentinya tertawa lepas, ketika mendengar cerita Fawaz, anak semata wayang kami yang belepotan mengucapkan kalimat bahasa Jawa. Maklum anakku lahir di Papua, besar di Bali, sementara bahasa yang kugunakan berdialog dengannya adalah bahasa Jawa.

Seperti #UlangTahunOreo yang begitu meriahnya, akupun tak ingin kalah dengan keseruan Oreo. Momen #WishOreo110 ini membuatku kembali bersemangat untuk memulai kehidupan baru tanpa mengeluh. Aku memang harus bersyukur bahwa sampai detik ini Allah masih memberiku nikmat yang luar biasa.

Dan hari ini, akupun kembali menikmati biskuit oreo tepat di tanggal 21 Agustus ketika video call dengan suami, agar kami sama-sama ingat perjuangan panjang yang kami lalui belumlah berakhir sampai detik ini. Harapanku hanya satu, kelak kami bisa kembali bersama, merenda kisah bersama keluarga yang utuh, dan mengantarkan anak semata wayang kami ke gerbang kesuksesan.


Sejarah Biskuit Oreo

Masih ingat tagline Oreo? “Diputar, dijilat, dicelupin”, menjadi tagline biskuit ini. Dari dulu bentuk oreo berupa dua kepingan bulat berwarna hitam yang didalamnya terdapat krim yang manis rasanya. Meski demikian, biskuit ini menjadi jajanan favorit dari generasi ke generasi.

Bahkan, seiring berjalannya waktu, oreo tidak hanya dimakan begitu saja. Banyak usaha kuliner yang menggunakan oreo sebagai toppingnya. Mulai dari minuman, pudding, kue tart bahkan aneka cake lainnya. Biskuit ini memang sederhanya, namun nyatanya punya banyak cerita.

sejarah biskuit oreo


Oh ya biskuit yang memiliki kemasan berwarna biru ini, ternyata sudah hadir sejak 1912 dan semakin populer hingga saat ini. Dilansir dari ThoughtCo, Oreo diproduksi oleh National Biscuit Company yang disebut Nabisco di Amerika Serikat. Di tahun 1898, beberapa perusahaan kue bergabung membentuk National Biscuit Company. Nabisco kemudian memiliki ide untuk membuat kue yang baru yaitu dua keping cokelat dengan isian krim didalamnya.

Meskipun terdapat kukis yang mirip dengan Oreo yaitu Hydrox dan telah diproduksi terlebih dahulu oleh perusahaan Sunshine Biscuits. Namun Nabisco tidak pernah menyebut Hydrox sebagai inspirasinya. Nabisco memastikan untuk mengajukan merek dagang pada kukis baru segera setelah pembuatannya pada 14 Maret 1912. Permintaan tersebut dikabulkan pada 12 Agustus 1913.

Oreo sebenarnya sudah ada sejak tahun 1912, lalu berubah nama menjadi Sandwich Oreo pada tahun 1921. Nama Oreo dianggap tidak resmi, bahkan beberapa orang beranggapan nama Oreo tersebut merupakan kombinasi dari biskuit itu sendiri. Oreo merupakan kombinasi dari “re” yang diambil dari “cream” dan di antara dua “o” pada “chocolate”, sehingga tercipta “o-re-o”.

Melansir dari Mondelez International, di tahun 1923 muncul iklan pertama  Oreo yang menunjukkan “diputar” pada sebuah keranjang. Di tahun 1937 nama Sandwich Oreo  berganti namamenjadi Oreo Creme Sandwich. Kemudian muncul varian Oreo baru  di tahun 1974, yaitu Oreo Double Stuf Chocolate Sandwich yang diperkenalkan di Amerika Serikat dan menjadi sangat terkenal. Selanjutnya tahun 1990, White Fudge Covered Oreo diperkenalkan sebagai produk musim liburan di Amerika Serikat. Disinilah kemunculan Oreo semakin berkembang hingga di tahun 1993 Oreo dijual di 30 negara di seluruh dunia.

Pada tahun 2006, penjualan biskuit Oreo menjadi penjualan biskuit nomor satu di China, hingga akhirnya di tahun 2012  Oreo akhirnya merayakan ulang tahunnya ke 100 tahun. Hingga saat ini diperkirakan lebih dari 450 miliar Oreo telah terjual sejak awal berdiri di tahun 1912.

Dan kini, tepat di tahun 2022, Oreo genap berusia 110 tahun. Rangkaian keseruan perayaan #UlangTahunOreo begitu meriah. Biskuit yang tak lekang oleh jaman ini nyatanya masih dicintai oleh semua generasi, baik generasi muda maupun tua karena sederhana bentuknya. Kita berharap di “Oreo 110th Birthday Celebration” ini mampu menginspirasi kita semua untuk tetap bersemangat menjalani kehidupan bagaimanapun kehidupan itu melingkupi kita. #WishOreo110!

 

Rangkaian Perayaan #WishOreo110 (Produk Baru Varian Spesial Ulang Tahun, AR Instagram Filter dan Kolaborasi Bersama F&B)


Tepat di tahun 2022 dan di usianya yang ke-110, Oreo mengajak keluarga Indonesia untuk ikut merayakan ulang tahun dengan menghadirkan keseruan melalui perayaan #WishOreo110, dimana Oreo pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1994, bahkan menjadi salah satu biskuit favorit bagi keluarga Indonesia. 

Menurut Vega Gupta selaku Marketing Manager Oreo, Mondelez Indonesia, pada perayaan hari jadi yang ke-110 ini pihaknya ingin mengajak keluarga Indonesia turut merayakan keseruan #WishOreo110 dengan terus menghadirkan keseruan sepanjang tahun melalui berbagai inovasi dan kejutan dari rangkaian produk Oreo.

Salah satu keseruan yang dihadirkan dalam acara ini adalah peluncuran produk baru varian spesial ulang tahun Oreo “Birthday Cake Flavor” dengan tampilan biskuit khas Oreo yang bertabur sprinkle warna-warni didalamnya dan desain kemasan menarik. Biskuit ini bisa didapatkan di mini market atau swalayan seperti Alfamart, Indomart dan lain-lain.

wish oreo 110
sumber: Medcom


Oreo juga menghadirkan fitur AR (Augmented Reality) yang bisa langsung didapatkan dengan cara memindai kode QR pada kemasan produk baru varian spesial ulang tahun Oreo “Birthday Cake Flavor” dan akan langsung terhubung pada fitur Instagram filter di laman akun instagram @oreo_indonesia untuk membuat tiap momen keluarga makin seru.

Mengenai fitur AR (Augmented Reality), Oreo ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama merayakan keseruan #WishOreo110 dengan meniup 110 lilin di mana pun mereka berada dengan cara yang seru. 

fitur AR ulang tahun Oreo



“Bagi 110 partisipan yang beruntung dan berhasil meniup 110 lilin menggunakan fitur AR (Augmented Reality) Oreo pada Instagram filter berkesempatan untuk memenangkan hadiah-hadiah menarik dari Oreo,” tambah Vega.
 

Kolaborasi dengan Bitter Sweet by Najla


Bahkan, kemeriahan ulang tahun Oreo berlanjut dengan kolaborasi spesial bersama beberapa F&B merchant ternama, seperti Bitter Sweet by Najla. Mengenai kolaborasi ini, Najla Farid Bisyir selaku Founder Bittersweet by Najla turut mengungkapkan antusiasmenya. 

“Oreo merupakan biskuit yang sudah melegenda dan kami pun memahami bahwa Oreo memiliki tempat spesial di hati penggemarnya. Kami sangat senang dengan kolaborasi ini dan berharap dengan dessert box spesial bertajuk cookies and cream special anniversary ini dapat menambah keseruan di momen spesial #WishOreo110,” ungkap Najla.

Sesuai dengan tujuan Oreo untuk senantiasa menciptakan momen keseruan bagi keluarga di seluruh dunia, sejak hadirnya Oreo selalu konsisten dengan misi spark playful connection, Saskhya Aulia Prima M.Psi selaku Psikolog & Co-founder Rumah Psikologi TigaGenerasi turut menjelaskan alasan penting untuk selalu menciptakan momen bersama keluarga. 

“Sejatinya menciptakan momen kebersamaan melalui aktivitas seru bersama keluarga memang penting untuk rutin dilakukan agar ikatan emosional dapat terjalin dengan baik. Salah satunya dapat diciptakan melalui berbagai aktivitas seru dan menyenangkan dengan menikmati camilan favorit bersama keluarga,” jelas Saskhya.

Hal senada juga disampaikan oleh Titi Kamal selaku Selebriti dan Mom Influencer yang juga memiliki pengalaman berkesan tumbuh bersama Oreo sebagai biskuit favorit keluarga dari generasi ke generasi hingga saat ini.

“Bagi saya, tagline Oreo ‘diputar, dijilat, dicelupin’ sudah sangat melekat di ingatan. Selain itu, Oreo sudah menjadi biskuit favorit yang selalu menemani momen waktu ngemil dan Oreo membuat tiap momen makin seru bersama keluarga,” ungkap Titi.

Oreo juga berkolaborasi dengan GrabFood untuk menghadirkan jajanan spesial Oreo dari tanggal 27 Juli - 3 Agustus 2022 dan meluncurkan merchandise eksklusif edisi #WishOreo110 yang bisa didapatkan di Tokopedia.

Perayaan ulang tahun ke-110 kali ini diharapkan dapat menjadi kegiatan yang seru dan kemeriahannya dapat dirasakan oleh keluarga Indonesia. “Oreo berharap untuk senantiasa menjadi bagian tak terpisahkan di setiap keseruan momen ngemil dalam keluarga, sekaligus kami juga mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk ikut merayakan rangkaian aktivitas #WishOreo110,” tutup Vega.

(Sumber: Medcom)

Waaah benar-benar seru ya perayaan ulang tahun Oreo yang ke 110 tahun.


Aktivitas Seru Dan Ucapan Ulang Tahun Oreo

Sebagai seorang istri tentara, aku selalu mendampingi suami dimanapun ia bertugas. Bahkan, setelah anak kami lahir, semua pekerjaan rumah murni kukerjakan, tidak ada campur tangan orang lain yang membantu membereskan pekerjaan di dapur, sehingga si anak pun akhirnya lebih nyaman bersama ibunya.

perayaan ulang tahun oreo ke 110


Namun, ketika anakku sudah tumbuh remaja, rupanya ia lebih memilih dunianya ketimbang harus mengikuti ayahnya berpindah tugas. Sementara aku, tak mungkin akan meninggalkannya sendirian, mengingat anak seusia anakku sedang berada di kondisi rawan. Ia cenderung suka mencoba hal-hal baru. Inilah yang membuatku harus mendampinginya.

Tetapi meski kami harus menjalani hubungan jarak jauh dengan suami, aktivitas di hari ini sangatlah seru. Dari pagi sampai sore terhitung sudah tiga kali kami melakukan video call. Ada banyak cerita yang mengundang gelak tawa kami. Mulai dari tahi lalat suami diatas alis yang kukira kotoran, atau anakku yang salah ucap kata dalam bahasa Jawa atau bahkan aku yang selalu nyasar meski sudah lama tinggal di Bali.

Yaaa….semoga pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi kehidupanku selanjutnya. Aku berharap semoga waktu bisa cepat berlalu, dan kami bisa kembali kumpul bersama merenda cerita indah selanjutnya.

Di #UlangTahunOreo yang ke-110 ini aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun Oreo, semoga tetap menginspirasi keluarga Indonesia agar makin kompak, menjaga keharmonisan keluarga, menjunjung tinggi kepercayaan dan tetap semangat menjalani harinya. Dengan Oreo 110th Birthday Celebration tetap menjadikan Oreo sebagai biskuit favorit keluarga Indonesia dari generasi ke generasi. Ia tetap berdiri kokoh di usianya yang tidak muda. Kuncinya hanya satu, menciptakan kebahagiaan hakiki bagi keluarga Indonesia. Dengan hadirnya Oreo Birthday Cake Flavor, membuat hidup pun penuh warna dalam suka cita. #WishOreo110 !


ulang tahun oreo ke 110


Bersama Oreo, keluarga Indonesia makin bahagia, tetap semangat dan sehat selalu. #WishOreo110!

Yuni Handono
Yuni Handono Blogger, Penikmat Kuliner, Suka Travelling

18 komentar untuk "Bangkitkan Semangat Bersama Oreo 110th Birthday Celebration"

  1. Ijin Bapak,
    Ijin Ibu sayang ๐Ÿ™๐Ÿฝ๐Ÿฅฐ
    Selamat Ulang Tahun Pernikahan ๐Ÿฅณ๐Ÿฐ๐ŸŽ‚๐Ÿน๐Ÿจ
    Langgeng Hingga Kakek dan Nenek ๐Ÿ™๐Ÿฝ
    Di Paringi Sehat Jasmani dan Rohani ๐Ÿ™๐Ÿฝ
    Di Jauhkan Dari Hal Buruk Dunia ๐Ÿ™๐Ÿฝ
    Selalu di Lindungi Oleh Gusti Allah,Swt๐Ÿคฒ๐Ÿผ
    Sekali Lagi Happy Anniversary ๐Ÿ’œ

    BalasHapus
  2. luar biasa semangat dan perjuangannya LDR yaa mba, kalau lagi LDR begitu, pasti kita jadi lebih bisa menghargai kehadiran seseorang yang disayang, ketika bertemu pengen quality time'an terus..

    Membaca kisahnya aku jadi gak pengen jauh-jauhan lagi sama pasangan mba, karena dulu juga pernah LDR 1 tahun, beda negara lagi.

    Quality time bareng Oreo asyik juga nihh

    BalasHapus
  3. Bapak saya juga tentara, Mbak.
    Beliau ga mau sekolah, karena katanya nanti pindah-pindah tugas, kasihan anak-anaknya pindah-pindah sekolah terus hahaha. Padahal kalau pindah-pindah juga, banyak pengalaman dan nuansa hidup. Walau memang kalau pindah-pindah itu melelahkan hehehe.
    Dan seru juga Orea ternyata sudah 110 tahun ya, Mbak. Walau di Indonesia kehadirannya belum selama itu, tapi langsung memikat pemirsah.. Indonesia hehehe.

    BalasHapus
  4. Salah satu biskuit favorit anakku di rumah, dimakan dan dicampur apa aja oreo emang enak banget deh!

    BalasHapus
  5. Hais baru tahu nih nama Oreo itu filosofisnya dari dua keping cokelat yang mengapit cream. Jadilah o -re- o hehehe ...
    Apapun istilahnya Oreo memang banyak disukai anak dan dewasa.

    BalasHapus
  6. Wowwww... Gak nyangka banget kalau Oreo ternyata sudh ada sejak lama itu. Aku juga pernah denger nama Sandwich Oreo. Tahun 90-an masih ada deh seperti ya kak

    BalasHapus
  7. MasyaAllah, happy anniversary juga ya mbaa, barengan sama oreo nih hehe.. aku jg kemarin cari oreo yg nii akhirnya dapaat penasaran banget kek gimana rasa creamnya hihi

    BalasHapus
  8. He em, pakai Oreo jadi toping makanan maupun minuman rasanya makin enak.
    Eh dijadikan cake ataupun puding juga nikmat.
    Memang nih Oreo memanjakan kita untuk bahagia selalu

    BalasHapus
  9. Ah iya
    Oreo nggak cuma enak buat camilan
    Tapi bisa buat toping beragam makanan dan minuman
    Emang enak kok Oreo ini

    BalasHapus
  10. Happy anniversary ya Mbak. By the way bisa langsung tiup 110 lilinnya gak? Saya coba berkali kali baru bisa meniup seluruh lilinnya yang 110.

    BalasHapus
  11. Oreo ini salah satu camilan kesukaanku mbak, karena nggak terlalu manis menurutku dan gampang dikombinasikan sama olahan2 menu lainnya juga ya

    BalasHapus
  12. semangat mbaak... pasti ada pelangi setelah hujan. Happy anniversarry juga semoga mbak Yuni dan keluarga selalu dilimpahi kebehagiaan. Btw, Oreo Favoritku tetap yang klasik, yang hitam putih hehehe

    BalasHapus
  13. Oreo favorit aku juga mbak
    Dari dulu rasanya gak berubah, rasa coklat biskuitnya juga tetep, unik juga.
    Apalagi nggak nyangka kalau ternyata usi Oreo udah senior gitu ya

    BalasHapus
  14. aku belum dapat nih oreo yang ada gambar birthdaynya mba.. kayaknya pada kehabisan nih aku, mungkin banyak yang sudah beli dan ngeborong juga yaa :D

    BalasHapus
  15. semangat Mbak... pejuang LDM itu luarbiasa lho. wah selamat ya mbak happy anniversary kok pas ya nih sama perayaan ke 110 oreo asyi juga nih heheh eseseruan dengan orei

    BalasHapus
  16. YAllah perjuangannya mba Yuni. Semoga Allah mudahkan ya mba. Filososifnya oreo keren banget ya..

    BalasHapus
  17. nggak nyangka udah 110 tahun aja ya usia Oreo. Makanan langganan yang bikin kumpul jadi makin seru.

    BalasHapus
  18. bungkus oreo bday celebration lucu yaa, cheerful gitu, tapi aku belum nemuin nih klo ke alfa atau indo, penasaran sama rasanya

    BalasHapus