21 Mei 2017

Posted by Sri Wahyuni on 7:38 PM 6 comments
Siapa sih yang tidak kenal dengan barang elektronik bermerk “Sharp”? Sejak dulu Sharp telah menjadi primadona yang menarik hati setiap pemiliknya. Ingatan saya kembali ke jaman tahun 1980 – 1990 an, saat saya masih kecil. Ketika itu, televisi masih dianggap sebagai barang mewah. Hanya beberapa rumah saja yang memilikinya.
Bahkan, orang tua saya juga mengidolakan televisi bermerk Sharp, TV tabung yang dilengkapi dengan tutupnya dan berlayar hitam putih yang sangat awet dan tidak pernah rusak meski diputar setiap hari. Sedang channel yang bisa ditangkap hanyalah TVRI. Kala itu belum banyak siaran yang ditampilkan. Hanya iklan-iklan, siaran berita atau film chip yang menjadi idola anak-anak.
Hasil gambar untuk gambar tv hitam putih jadul
sumber: Shitlicious

Yang membuat rumah makin ramai di malam hari, para tetangga berbondong-bondong menonton siaran televisi hingga larut malam. Apalagi bila acara televisi menyiarkan wayang kulit atau pertandingan sepak bola piala dunia, sudah pasti mereka akan begadang sampai acara selesai. Bila diingat-ingat asyik juga acara nobar waktu itu. Selain rumah selalu ramai dikunjungi tetangga, kamipun selalu berbagi makanan secara bergiliran.
Kini, jaman semakin maju. Kemampuan finansial masyarakat pun makin membaik. Hampir semua rumah memiliki televisi. Bahkan ada beberapa yang mempunyai televisi lebih dari satu di rumahnya. Apalagi saat ini channel yang ditawarkan makin banyak. Bukan hanya TVRI, ada RCTI, SCTV, MNCTV, NetTV, TransTV, Trans7, GlobalTV dan masih banyak lagi.
dokpri: TV di Alila Resort Hotel Seminyak

Hebatnya lagi, hampir setiap stasiun TV menampilkan berbagai siaran secara nonstop. Acara yang disuguhkan pun bervariasi. Ada sinetron, berita, infotainment, film anak-anak, kuis, wisata kuliner, bedah rumah dan masih banyak lagi. Melihat makin meriahnya siaran televisi yang disuguhkan masing-masing channel, masyarakatpun berlomba-lomba menangkap channel TV sebanyak-banyaknya. Kalau dulu antene TV laku keras, agaknya pemasaran antene TV kini semakin merosot.

Antene TV
Menurunnya penjualan antene TV bisa jadi karena saat ini banyak didirikan bangunan tinggi, sehingga sinyal antene TV tidak mampu ditangkap dengan baik. Akibatnya gambar yang ditampilkan kurang bagus. Bila ingin mendapatkan gambar bagus, maka pemilik TV harus memasang antene diluar rumah dengan posisi agak tinggi. Namun, hal ini tidak menjamin siaran TV tetap bagus. Bila turun hujan deras disertai angin kencang, channel TV bisa bergeser, gambar yang ditangkap pun akan kabur. Selain itu, channel yang ditangkap dengan bantuan antene TV hanya terbatas beberapa channel saja (siaran TV lokal). Inilah akhirnya yang membuat masyarakat berpindah ke parabola dan TV Kabel atau TV Satelit.
Hasil gambar untuk gambar antena tv
sumber: OLX
Parabola, TV Kabel, TV Satelit
Parabola menjadi alat yang bisa membantu menangkap siaran televisi lebih banyak. Bahkan channel luar negeri dan channel film kartun juga bisa di set melalui parabola. Saat ini masyarakat lebih antusias menggunakan TV Kabel dan TV Satelit. Meski demikian keduanya memiliki perbedaan. Kalau TV Kabel hanya membutuhkan coaxial dan receiver digital untuk menampilkan jaringan analog dan digital, sementara TV Satelit membutuhkan receiver digital dan antena parabola untuk menangkap jaringan digital dari satelit.
Hasil gambar untuk gambar parabola dan tv kabel
sumber: Just Ordinary Blogger Site

Hasil gambar untuk gambar jaringan tv kabel
contoh head end tv cabel (sumber: Kumpulan ilmu - WordPress.com )

Antara TV Kabel dengan TV Satelit, tentu jauh lebih unggul TV Satelit dibandingkan TV Kabel. Bila dilihat dari jangkauan area, tentu TV Satelit jangkauannya lebih luas, channelnya lebih banyak, dan kualitas sinyalnya lebih unggul, sehingga gambar yang ditampilkan lebih bagus. Sedangkan dari segi harga, TV Satelit lebih mahal dibanding TV Kabel. Namun saat ini TV Satelit mulai memberikan paket penawaran sehingga mampu bersaing dengan harga TV Kabel, contohnya paket bulanan Aurora dan sebagainya.

Tak tanggung-tanggung, bukan hanya alat penangkap siaran TV saja yang saat ini tengah bersaing. Vendor TV dari berbagai merk pun kini juga berlomba-lomba menciptakan televisi dengan berbagai ukuran. Memang transformasi model televisi menunjukkan perkembangan yang signifikan. Dari yang berlayar hitam putih kini telah berubah menjadi layar berwarna. Dari TV tabung kini telah banyak beredar TV layar datar alias TV flat (layar LCD atau LED).
Hasil gambar untuk gambar tv tabung dan tv led
sumber: servistvmadiun - WordPress.com

Bahkan, saat ini berbagai merk TV makin bersaing di pasaran. Mulai dari ukuran, harga, kualitas, maupun performa yang diusungnya.  Tak Terkecuali TV Sharp. Meski  Harga TV Sharp bervariasi namun demikian ada banyak keunggulan yang ditawarkannya. Sebagai contoh Sharp Aquos LC-32LE180i dengan keunggulan sebagai berikut:
Hasil gambar untuk gambar tv Sharp Aquos LC-32LE180i
sumber: Sharp Indonesia

  • Desain modern dan futuristik
Televisi dengan layar 32 inchi mempunyai desain yang modern dan futuristik. Bentuk framenya tipis sehingga terkesan lebih lebar. Bentuk kakinya melengkung membuat televisi ini terlihat kokoh. Body-nya yang slim membuat televisi ini cocok ditempatkan dimana saja.
  • HD Ready with LED Backlight
TV Sharp ini memiliki resolusi layar sebesar 1366 x 768, berarti sudah mendukung video yang beresolusi HD. Ini artinya televisi ini mampu menampilkan gambar yang jernih dan tajam, bahkan kualitas pencahayaannya juga bagus.
  • Antena Boster
TV LED SHARP Aquos LC-32LE180i dilengkapi dengan antena boster yang mampu memperkuat sinyal yang diterima oleh antena, sehingga sangat berpengaruh terhadap kejernihan dan ketajaman gambar yang dihasilkan.

  • 10W Sound Reflecting Design
Bentuk sound yang melengkung mampu menghasilkan refleksi pada suara sehingga akan menghasilkan suara yang jernih dan tidak pecah, meski volume yang diputar sangat tinggi.
  • Eco Mode
Teknologi Eco Mode mampu membuat konsumsi listrik menjadi lebih irit, karena teknologi ini dapat menyimpan hingga setengah dari model standar (18W).
  • Port USB dan HDMI
TV LED SHARP Aquos LC-32LE180i telah dilengkapi dengan port USB dan HDMI. Namun port USB hanya berfungsi untuk keperluan service saja sehingga tidak mendukung fitur multimedia. Namun dengan adanya slot HDMI dapat digunakan untuk menyambung ke perangkat komputer atau laptop, atau bisa juga memakai gadget yang sudah mendukung fitur HDMI out.
Itulah contoh keunggulan salah satu TV Sharp. Sudah pasti kita tidak merasa rugi membelinya. Selain harganya murah, kualitas dan fitur yang ditawarkannya tidak mengecewakan. Bahkan kita merasa puas memilikinya.
Categories:
Reaksi:

6 komentar:

  1. aku juga pengguna Sharp mba tahan lama dr jamanku kecil mpe kerja masi awet nemenin 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sharp emang sudah terjamin kualitasnya ya mba

      Hapus
  2. Akupun pake sharp utk tv di kamar .. Dr dulu percaya banget ama kualitas sharp.. Utk tv, ac aku pake merk ini memang :).. Tahan lamA mbaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Merk sharp emang sudah tidak diragukan lagi ya mba alias jadi barang recommended

      Hapus
  3. Itu gambar yg pertama, Mbah ku dulu tivinya model itu, Mba.

    Terus bapakku juga sempet punya. Jamannya tipi cuma satu channel

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba betul....kenangan masa kecil ya mba hehehe....

      Hapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...