21 Maret 2014

Posted by Sri Wahyuni on 1:05 PM 3 comments
Maaf postingan geje...hanya mengeluarkan uneg-uneg saja.

Tak terasa 19 tahun sudah penyanyi rock remaja ini meninggalkan kita. Namun lagu-lagunya masih menghiasi blantika musik tanah air. Suaranya yang khas seolah tak tergantikan oleh penyanyi lain. Terus terang aku ikut mengidolakannya.

Tepat di tanggal 19 Maret kemaren, disaat YKS menyiarkan acara mengenang "Nike Ardilla", ada sedih berkecamuk di hatiku. Dia bukan siapa-siapaku, akupun tak pernah mengenalnya. Namun kharismanya membuatku merasa kehilangan sosok perempuan berparas cantik ini.



sumber ada disini
Dia meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil pada tanggal 19 Maret 1995, saat aku masih kelas 3 SMA. Mendengar berita itu, aku sangat sedih. Bahkan merasa sangat kehilangan idolaku. Berbagai poster dirinya kukumpulkan, bahkan aku sempat berburu lagu-lagunya di toko-toko kaset.

Yah....Nike Ardilla memang sosok penyanyi yang dermawan. Di usianya yang masih muda, ia sempat membiayai anak yatim dan membantu anak-anak yang kurang mampu. Bahkan sebagian hasil penjualan albumnya ia gunakan untuk mendirikan sebuah panti asuhan. Sebuah teladan yang patut dijadikan contoh bagi generasi muda masa kini.

Rasanya bila mengenang sosoknya, akupun seolah prihatin dengan blantika musik tanah air kita saat ini. Mengapa lagu-lagu jaman dulu bisa melegenda dan di kenang semua orang di berbagai jaman? Taruhlah KoesPlus yang lagu-lagunya masih enak didengar sampai saat ini. Lagu-lagu rock melankolis yang penyanyinya pun saat ini sudah tiada, seakan mereka masih berkibar, seperti Nike Ardilla, Poppy Mercury dan lain-lain. Itu semua karena penyanyi jaman dulu lebih mengutamakan kemampuan dan karakter vokalnya.

sumber ada disini

sumber ada disini

sumber ada disini
Penyanyi jaman dulu akan berjalan sesuai dengan karakter dan vokal yang dimilikinya. Bila karakter vokalnya sesuai dengan lagu-lagu yang bergenre rock, maka iapun akan mendalami aliran musik yang dikuasainya, demikian seterusnya. Al hasil lagu-lagu yang dihasilkanpun sangat enak dinikmati oleh pendengarnya. Intinya penyanyi jaman dahulu mempunyai ciri khas masing-masing yang dapat dibanggakan.

Taruhlah KoesPlus dengan lagu-lagu nostalgianya yang sangat melegenda. Nike Ardilla, Poppy Mercury, Nicky Astria, Mell Sandy dan masih banyak lagi. Lagu-lagu mereka sangat cocok dengan karakter vokal mereka, sehingga penggemarnya pun dapat mengenali tipe masing-masing penyanyi.

Yah...berpijak pada penyanyi jaman dulu, semoga blantika musik tanah air kita tidak dikotori oleh penyanyi yang hanya numpang tenar, yang sebenarnya tidak mempunyai keahlian dalam bidang menyanyi. Karena saat ini banyak musik-musik tanah air kita yang seolah mengekor dan mengikuti trendsetter yang sedang berkembang di belahan dunia. Seperti saat gencarnya artis boyband dan girlband, secepat kilat di Indonesia bermunculan grup-grup baru, yang ternyata hanya seumur jagung tenarnya.

Mudah-mudahan dengan semakin berkembangnya era digital dan blantika musik di tanah air, para penggerak blantika musik pun semakin jeli dalam mengorbitkan penyanyi pendatang baru, sehingga geliat musik di tanah air pun akan semakin maju, seperti saat lagu-lagu legendaris itu jaya pada masanya. Jadi para penyanyi itu terkenal karena kekhasan suara yang dimiliki, serta karakteristik vokal yang dikuasainya dan bukan hanya numpang tenar atau ingin diorbitkan.
Categories:
Reaksi:

3 komentar:

  1. maret 95 aku masih kelas 2 SMA mbak :)

    BalasHapus
  2. laah, ternyata kita angkatan tuwek ya mbaaaak ^^ aku masih kelas 3 SMP

    BalasHapus
  3. Saya juga kaguuuum sama mbak NIke mak *toss* saya suka bgt sama suaranya yg melengking tinggi tapi enak keluarnya merdu, bagus bgt deh..

    BalasHapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...