5 Februari 2014

Posted by Sri Wahyuni on 2:03 PM 2 comments
Heran! Mengapa setiap mengambil uang di mesin ATM atau memarkir kendaraan di depan toko yang tidak ada juru parkirnya selalu saja ada juru parkir liar. Kalau juru parkir resmi, ketika kita membayar uang parkir selalu saja memberikan selembar bukti parkir. Dan bila kita untuk kedua kalinya datang ke tempat itu, juru parkirpun tak mau meminta kembali uang parkir untuk kedua kalinya.

Berbeda dengan juru parkir liar. Ia tak peduli berapa kali kita memarkir kendaraan kita pada hari yang sama di toko yang sama pula. Bukan hanya itu, kadang ketika kita memberinya uang parkir sesuai standart yang berlaku, ia masih meminta tambahan. Bahkan, setelah menerima uang parkir, bukannya menyeberangkan, tetapi langsung di tinggal pergi. Duh....



sumber : merdeka.com

Bukan saja tempat parkir, fasilitas umum lainnya seperti mesin ATM juga sering digunakan tukang parkir liar untuk mengais rupiah. Mereka tak peduli berapa kali kita datangi mesin itu. Karena mereka hanya butuh uang parkir dan tak bertanggung jawab atas kendaraan kita. Ini yang sangat menjengkelkan.

Jujur sebenarnya kasihan melihat mereka. Mereka juga manusia sama seperti kita yang punya keluarga, butuh makan. Namun kalau cara kerjanya yang kurang profesional, lama-lama orangpun enggan pergi ke tempat umum. Mudah-mudahan, Indonesia ke depan semakin maju, semakin banyak menyediakan lowongan pekerjaan untuk mereka yang membutuhkan.


Categories:
Reaksi:

2 komentar:

  1. iya mbak disini juga ada, tapi aku akali ambil uang di ATM didalam mini market yang gak ada juru parkir :)

    BalasHapus
  2. Setuju mba...
    makanya biasanya saya kalu mau ke ATM mendingan sekalian yg di mini market atau bank-nya langsung

    BalasHapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...