28 Agustus 2013

Posted by Sri Wahyuni on 3:15 PM 2 comments
Blog Competition GoodDay 

Ingat kopi jadi ingat almarhumah nenek.  Hem…sedih rasanya bila mengenang semangat nenek yang selalu memperjuangkan hidupnya tanpa kenal lelah.  Berjualan kopi bubuk adalah salah satu caranya untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah demi menyambung hidupnya.  Namun nenek tak pernah putus asa.  Nyatanya dengan berjualan kopi bubuk, tak seorangpun anak-anak nenek yang merasa kekurangan. 

Rupanya, ibu mewarisi semangat nenek.  Semenjak ayah meninggal, ibu melanjutkan usaha berjualan kopi bubuk.  Dengan peralatan yang serba manual, ibu meramu bahan dasar kopi hingga menjadi kopi bubuk yang siap di kemas dalam plastik.  Ternyata usaha kopi ibu sangat laris.  Banyak orang datang ke rumah sekedar mencari kopi bubuk buatan ibu.  Mereka bilang, kopi ibu seperti "Kopi instan & cappucino Good Day, kopi gaul paling enak"

Kopi bubuk buatan Ibu
Aku merasa termotivasi oleh semangat ibu.  Kuakui sejak SD aku mempunyai prestasi yang menonjol dari segi akademik dan ekstrakurikuler.  Namun semenjak ayah meninggal, semangatku mulai kendor.  Aku seperti tidak mempunyai harapan untuk maju. 

Begitu melihat kegigihan ibu dalam memperjuangkan hidup, semangatku kembali membara.  Ibu selalu bekerja keras membiayai pendidikan anak-anaknya.  Inilah yang membuatku bangkit, ingin membuktikan kemampuanku.  Aku berusaha mengejar ketinggalan dalam bidang akademik dan hubungan sosial.  Sejak saat itulah aku mulai menyukai Good Day Coffe yang nyaman di konsumsi oleh siapapun, bahkan aku menganggapnya sebagai "Kopi instan & cappucino Good Day, kopi gaul paling enak".


Hampir tiap hari aku begadang mengerjakan tugasku.  Tak lupa secangkir kopi Good Day hadir di meja belajarku.  Dengan beberapa sruputan rasa kantukku seketika sirna, dan semangatku untuk menggapai asa seolah menyala bak pijaran bolam lampu.  Sungguh aku merasa bangga, karena hadirnya secangkir kopi Good Day membawa energi positif di kehidupanku.

Jaman Kuliah di UB
Aku bersyukur bisa kuliah di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang.  Meski hari-hari yang kujalani penuh liku, namun aku berhasil meraih gelar sarjana dengan IPK 3,68, orang bilang aku mendapat predikat “Cumlaude”.  Itu semua berkat kerja kerasku dan teman setiaku "Kopi instan & cappucino Good Day, kopi gaul paling enak" .

Bukan hanya itu…..sebelum gelar sarjana kuraih pun, aku berusaha mencari penghasilan tambahan dengan membantu teman-temanku yang kesulitan membuat tugas kuliah ataupun skripsi.  Bahkan aku juga mengisi waktu luangku dengan menjadi pengajar komputer  di lembaga pendidikan “MIPCOMP” Malang.  Semua itu kulakukan demi meringankan beban ibu. 

Kopi Good Day kesukaanku
Terkadang, aku harus melewatkan malamku untuk begadang di rental komputer  demi mengejar dua impianku, antara tugas pribadi dan pekerjaan tambahan.  Aku senang, ternyata keduanya berhasil kugapai.  Tugas pribadi dan pekerjaan tambahan selesai tepat pada waktunya.  Bahkan aku bisa mengumpulkan pundi-pundi rupiah di sela kesibukanku saat kuliah.  Semuanya tak lain karena "Kopi instan & cappucino Good Day, kopi gaul paling enak" yang menemani hari-hariku.


LYSDA (Lungsi Yuni Shely Diah Atik)
Semakin hari wawasanku semakin luas.  Aku menjalin persahabatan dengan siapapun.  Alangkah senangnya aku ketika bisa bergabung dalam sebuah grup “LYSDA”.  Grup yang dibentuk oleh lima orang cewek: Lungsi, Yuni, Shely, Diah dan Atik.  Kadang kami ngumpul bersama di kedai kopi untuk sekedar sharing cerita kehidupan.  Yah…meski kami berbeda latar belakang, namun persahabatan kami begitu indah.

Hal yang menyedihkan, saat kami harus berpisah demi mendapatkan sebuah pekerjaan.  Aku harus meninggalkan mereka karena panggilan kerja di Sidoarjo.  Sementara keempat temanku sedang berjuang menghadapi tes di beberapa instansi.  Satu yang kuingat adalah keakraban saat di kedai kopi bersama "Kopi instan & cappucino Good Day, kopi gaul paling enak".  Rasanya seperti sebuah memori.

Keluarga Kecilku
Sekarang…..meski aku hanya berstatus sebagai ibu rumah tangga, aku ingin menjadi ibu yang baik untuk anakku.  Bahkan aku ingin menggapai ridho suamiku.  Meninggalkan hiruk pikuk suasana kantor adalah keputusanku untuk mewujudkan impianku.  Namun bukan berarti aku hanya diam, menunggu uluran tangan suami. 

Aku akan terus berusaha menjadi seorang wanita yang aktif dan kreatif, yang bisa membuat dua arjunaku tersenyum.  Bahagia itu ketika melihat suami dan anakku mengecup pipiku seraya mengucapkan “I Love You Mom”.  Akupun tahu itu, karena semuanya akan kuawali dengan "Kopi instan & cappucino Good Day, kopi gaul paling enak" .

Laptop dan secangkir kopi Good Day teman setiaku
Saat ini aku mulai aktif menjadi seorang blogger.  Kadang tulisanku di muat di media, akupun mendapatkan honour.  Bahkan aku sempat memenangkan event Give Away yang diadakan sesama blogger.  Senang rasanya karena aku seperti menemukan dunia yang penuh warna di sini.

Pada kesempatan lain, aku bersama teman-teman alumni SMP berkumpul di sebuah kedai kopi untuk mengumpulkan pundi-pundi amal.  Ternyata, tanpa kita sadari masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan kita.  Apa salahnya bila kita berbagi.  Satu hal yang membuatku tambah senang, walau dengan "Kopi instan & cappucino Good Day, kopi gaul paling enak", suasana keakraban kami semakin terjalin.

Di kedai kopi bersama teman-teman alumni SMP untuk mengumpulkan pundi-pundi amal


Hidup ini sangat indah, janganlah  disia-siakan. 

Hidup ini menjadi sulit, bila diam berpangku tangan.

Jangan hanya pasrah, menerima keadaan. 

Jangan hanya diam menjadi orang biasa.

Berbuatlah sesuatu, kobarkan semangatmu untuk menjadi orang yang luar biasa.

Bersama “kopi instan dan cappuccino good day, kopi gaul paling enak”, aku bisa menggapai asa, semangatku kembali menyala.


Blog Competition GoodDay

Tulisan ini diikutsertakan dalam "Good Day Blog Competition"
Categories:
Reaksi:

2 komentar:

  1. Tulisannya inspiratif sekali, Mbak... Terutama bagian nenek dan ibu yang pekerja keras pantang menyerah pada kerasnya kehidupan. ira

    BalasHapus
  2. Wahhh... Good day. Paling enak kalo di blender sama es :D
    Alumni UB ya Bunda? Sama donk. Salam kenal yaa :)

    BalasHapus

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...