12 Mei 2013

Posted by Sri Wahyuni on 1:25 AM No comments
Selamat malam sahabat blogger............
Malam ini sengaja kubiarkan jemari tanganku berlama-lama menari di atas tuts netbook-ku.  Aku tak ingin otakku dipenuhi oleh sederet cerita yang saling berebutan ingin dipublikasikan.
Ternyata baru aku menyadarinya, bahwa semua hal yang pernah kita lihat dan kita alami dapat dijadikan bahan tulisan.  Yah, aku menyadarinya setelah sekian puluh episode kehidupanku berlangsung.  Tapi aku akan berusaha merangkai kata demi kata dan memulainya dengan penggalan kisah lamaku yang bisa kuceritakan. Tak terkecuali tentang keisenganku.
Ternyata keisenganku selama ini membuahkan hasil.  Aku memang suka iseng tapi bukan berarti iseng mengganggu teman sekolah atau iseng menyembunyikan barang milik orang lain.  Aku suka iseng dengan diriku sendiri.  Kata orang "iseng-iseng berhadiah".
Sejak kecil aku suka mengikuti lomba yang awalnya coba-coba, tapi ternyata dari coba-coba itu akhirnya aku mendapatkan hadiah.
Ketika masih duduk di bangku TK yang karena keisenganku aku sering ditunjuk oleh sekolah untuk mengisi salah satu acara di radio swasta.  Aku bernyanyi bersama teman-teman.  Bukan main senangnya aku saat itu, karena suaraku bisa didengar banyak orang.  Dan yang tak kalah senangnya aku mendapat bingkisan setelah acara selesai. Walau hanya berupa snack tapi rasanya senang sekali.
Memasuki SD, rupanya keisenganku masih tetap melekat dalam diriku.  Aku tanpa sengaja mengikuti berbagai lomba yang akhirnya dari lomba-lomba itu ada sebagian yang menang.  Semenjak itu aku mendapat kepercayaan dari sekolah untuk mewakilinya mengikuti lomba-lomba seperti lomba menulis.  Rasa senang campur bangga ketika aku dapat memenangkan lomba itu dan mendapat hadiah.  Banyak piagam yang kudapat dan kujadikan koleksi, menghiasi lemari bukuku.
Tidak sampai disitu, ketika aku duduk di bangku SMP ada beberapa lomba yang kuikuti seperti lomba cerdas cermat.  Dari situ aku juga mendapatkan piagam penghargaan.
Dan keisenganku mulai menjadi ketika aku memasuki bangku SMA.  Kala itu aku mencoba membuat tulisan. Media yang kubidik saat itu adalah majalah bahasa Inggris Hello Magazine.  Aku mencoba menulis puisi dan mengirimkannya ke redaksi.  Ternyata puisiku mendapat respon bagus.  Akhirnya puisiku dimuat dan aku mendapatkan honor pemuatan puisi.  Ketika itu di tahun 1994 aku mendapat honor Rp. 18.000 yang dikirim melalui wesel pos.  Bukan main senangnya hatiku.  Bagiku uang 18 ribu waktu itu sangat banyak, aku bisa menraktir beberapa temanku.
Seperti ketagihan, beberapa bulan kemudian aku mencoba mengirim cerita pendek/short story ke Hello Magazine juga.  Dan untuk kedua kalinya tulisanku kembali di muat.  Aku mendapatkan honor Rp. 21.000.
Bulan-bulan berikutnya aku mencoba mengirim cerita pendek ke majalah Cerita Cinta.  Aku kembali mendapat kabar baik.  Cerpenku dimuat dan aku mendapat honor Rp. 25.000,-
Yah, itulah keisenganku.  Sayang namanya iseng tidak bisa dilakukan secara terus menerus.  Di saat aku merasakan jenuh, saat itu pula aku berhenti berbuat iseng.  Namun ada kalanya kerinduan akan keisenganku kembali membara.
Beberapa tahun kemudian aku rindu ingin membuat tulisan dan mengirimkannya ke media.  Satu tulisanku di muat pada rubrik Setetes Embun majalah Kartini.  Waktu itu aku mendapat honor pemuatan Rp. 150.000,-
Bagiku bukan honor yang kukejar, melainkan kepuasaan.  Rasanya ketika aku iseng berbuat sesuatu dan dari keisenganku itu membuahkan hasil, ada kepuasan tersendiri hadir dalam diriku.
Ada kalanya aku mengikuti berbagai event yang diadakan di media.  Dan dari event-event itu lantas aku mendapat feedback. Kadang aku mendapat kiriman paket dari produk tertentu seperti tupperware, produk sabun bayi dan lain sebagainya.
Satu pengalaman yang membuatku sangat terkesan.  Aku iseng mengikuti lomba kreasi masakan dari indomie.  Kucoba mengirimkan dua buah resep masakan yang kala itu masih coba-coba belajar memasak.  Memang aku bukan pemenangnya, namun aku terpilih sebagai salah satu peserta yang menerima buku resep kreasi masakan.  Beberapa orang yang tergabung dalam tim penilai dan pimpinan perusahaan sempat mencariku.  Mereka mewawancarai aku dan mengajak foto bersama sebagai bukti penyerahan buku resep masakan.  Wow, bukan main senangnya hatiku.
Rasanya bila mengenang masa-masa itu ingin sekali mengenangnya.  Semoga pengalamanku akan terus menginspirasiku untuk kembali berbuat iseng dan menghasilkan. 
Bagi sahabat blogger jangan takut untuk coba-coba.  Mencoba sesuatu yang baru apalagi bisa menghasilkan sesuatu di kemudian hari, pasti akan mendatangkan kepuasan tersendiri dalam diri kita.  So, mari kita sama-sama terus mencoba berbuat iseng yang menghasilkan.
Categories:
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar yang sopan dan tidak saru, berkomentarlah menggunakan nama yang jelas, jangan nyepam atau meninggalkan konten dan link jualan, jadilah blogger yang sportif demi membangun hubungan baik. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini...